google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Pesisir Medan Waspada Banjir Rob, Ketinggian Air Capai 2,6 Meter

Advertisement

Pesisir Medan Waspada Banjir Rob, Ketinggian Air Capai 2,6 Meter

27 April 2026

Genangan banjir rob di kawasan Belawan, Medan, Sabtu (21/3).

ANTARAsatu.com | MEDAN - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan melalui Stasiun Meteorologi Maritim Belawan menerbitkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau rob yang akan melanda wilayah pesisir Medan. Fenomena alam ini diprediksi berlangsung selama sepekan ke depan, mulai 28 April hingga 5 Mei 2026.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Belawan Nur Auliakhansa mengungkapkan, potensi banjir rob kali ini dipicu oleh aktivitas pasang air laut yang ekstrem. Wilayah yang masuk dalam zona merah imbauan waspada meliputi Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan dan Medan Marelan.

"Ketinggian banjir rob diprediksi melebihi 2,3 meter. Puncak pasangnya diperkirakan terjadi pada siang hari antara pukul 12.00 hingga 15.00 WIB dengan ketinggian maksimal mencapai 2,6 meter di atas titik surut terendah," terangnya, Senin (27/4).

Berdasarkan data klimatologi BMKG Pusat, kenaikan air laut di wilayah pesisir Indonesia sering kali bertepatan dengan fase bulan baru atau supermoon. Situasi itu meningkatkan gaya gravitasi terhadap air laut.

Selain faktor astronomis, banjir rob di Belawan juga diperparah oleh penurunan muka tanah (land subsidence). Yang mana menurut data riset geografis, penurunan wilayah Medan bagian utara mencapai rata-rata 0,5 hingga 1 sentimeter per tahun.

Nur mengingatkan, banjir rob setinggi 2,6 meter ini bukan sekadar genangan biasa. Air laut dipastikan akan mengganggu akses transportasi di sekitar pelabuhan dan pemukiman pesisir.

"Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Belawan dan mobilitas warga akan terdampak secara signifikan," ujarnya.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk mengamankan barang elektronik dan perabotan ke tempat yang lebih tinggi sebelum pukul 12.00 WIB. Kemudian rutin mengecek pembaruan cuaca maritim melalui kanal resmi BMKG.

Warga juga diimbau untuk memastikan instalasi listrik di bagian bawah rumah dalam kondisi mati saat air mulai masuk. Dia meminta warga tetap waspada mengingat cuaca ekstrem dan pasang laut sulit diprediksi secara absolut di tengah perubahan iklim global.

BPBD Kota Medan mencatat, banjir rob di Belawan secara rutin merendam ribuan rumah warga di enam kelurahan di Kecamatan Medan Belawan. Dengan prediksi ketinggian mencapai 2,6 meter, terdapat risiko kerusakan properti dan gangguan kesehatan akibat genangan air asin yang tercampur limbah domestik.