google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Polsek Teluk Mengkudu Sergai Hadirkan Senyum Lansia di Panti Jompo Nurul Jannah Werdha

Advertisement

Polsek Teluk Mengkudu Sergai Hadirkan Senyum Lansia di Panti Jompo Nurul Jannah Werdha

08 Mei 2026


ANTARAsatu.com | SERDANG BEDAGAI - Suasana teduh menyelimuti Panti Jompo Nurul Jannah Werdha di Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut, Jumat (8/5) siang.

Di panti yang menjadi rumah bagi 12 lansia ini tawa riang dan perbincangan hangat mendadak pecah saat rombongan kepolisian menyapa mereka satu per satu. Kehadiran personel Polsek Teluk Mengkudu, khususnya sosok Bhabinkamtibmas Brigpol Erwin Sitinjak, bukan sekadar kunjungan dinas biasa.

Bagi para penghuni lanjut usia di sana, kedatangan sang polisi adalah oase perhatian yang menguatkan semangat di masa senja mereka. Ibu Nurul, pengurus panti, tampak tak mampu menutupi rasa harunya.

Sambil menyeka sudut mata, ia menceritakan bahwa panti ini berdiri sebagai amanah almarhum suaminya. Sebuah ladang amal jariah keluarga yang ia rawat dengan sepenuh hati demi memastikan para lansia memiliki tempat berteduh yang layak.

“Terima kasih Pak Polisi. Pak Bhabin ini sering sekali memperhatikan kami. Bantuan ini sangat kami butuhkan. Kami doakan Bapak Kapolri Listyo Sigit dan jajaran kepolisian sehat selalu,” ucap Ibu Nurul dengan suara bergetar.

Di panti tersebut Brigpol Erwin Sitinjak memang bukan orang asing. Ia dikenal sebagai sosok yang humanis, bahkan terhadap penghuni dengan gangguan kejiwaan (ODGJ).

Selain rutin memberi bantuan sosial dan tali asih, Erwin sering melakukan pendekatan persuasif agar masyarakat sekitar tetap peduli dan tidak mengucilkan warga ODGJ.

Ipda Brimen Sihotang, yang turut mendampingi dalam kegiatan sosial itu menuturkan, aksi ini merupakan bagian dari kebijakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat melalui aksi kemanusiaan. Kebetulan, momen berbagi kasih ini juga bertepatan dengan bulan ulang tahun sang Kapolri.

“Kami bersyukur ada personel Polri yang memiliki kepedulian sosial tinggi. Ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat, memastikan para lansia merasa diperhatikan dan dicintai,” ujar Ipda Brimen.

Bagi 12 lansia yang menghuni kamar-kamar sederhana di Panti Nurul Jannah, kehadiran polisi lebih dari sekadar bantuan materi. Sentuhan tangan dan sapaan hangat "Pak Bhabin" adalah pengingat bahwa di masa tua yang sunyi, mereka tidak benar-benar berjalan sendirian.

Kehadiran aparat dengan pendekatan humanis ini memberi rasa aman sekaligus merajut hubungan batin yang kuat antara polri dan warga.