Sungai Bingei di Kabupaten Langkat, Sumut.
ANTARAsatu.com | LANGKAT - Warga Desa Namu Ukur, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Sumut, digegerkan oleh penemuan sesosok jenazah pria dalam kondisi mengenaskan pada Kamis (7/5) sore. Jenazah itu ditemukan mengapung di aliran sungai setempat tanpa bagian kepala.
Saat pertama kali dievakuasi, kondisi tubuh korban sudah mengalami pembusukan parah. Aroma menyengat yang keluar dari jenazah sempat menyulitkan proses evakuasi yang dilakukan oleh warga bersama personel Polsek Sei Bingei dan tenaga medis dari Puskesmas Namu Ukur.
Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hizkia Siagian mengatakan, identitas korban hingga kini masih menjadi misteri karena tidak ditemukan tanda pengenal apa pun pada korban dan di sekitar lokasi kejadian.
"Hingga saat ini, identitas korban belum bisa diketahui. Kondisi mayat sudah rusak parah dan tidak memiliki identitas sama sekali," ungkapnya, Jumat (8/5).
Setelah berhasil dievakuasi dari sungai, jenazah pria tersebut awalnya dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Dr. Djoelham Binjai. Namun, karena tingkat kerusakan tubuh yang sudah sangat ekstrem, pihak rumah sakit merekomendasikan agar jenazah dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.
"Jenazah dibawa ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan forensik lebih mendalam. Hal ini dilakukan demi mengetahui penyebab pasti kematian korban," tambah Hizkia.
Saat ini tim dari Polsek Sei Bingei bersama Satreskrim Polres Binjai masih melakukan penyelidikan di sekitar lokasi penemuan. Polisi mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan memeriksa laporan orang hilang untuk mengungkap kemungkinan adanya unsur tindak pidana atau pembunuhan di balik temuan jenazah tanpa kepala ini.
