Milo Activ Indonesia Race (MAIR) 2025.
ANTARAsatu.com | MEDAN - Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Milo Activ Indonesia Race (MAIR) 2026-Medan Series yang akan digelar di Lapangan Benteng, Minggu (10/5) . Ia bahkan menantang penyelenggara untuk mengembangkan ajang itu menjadi event lari berskala internasional.
Dukungan itu disampaikan Rico saat menerima kedatangan panitia penyelenggara di rumah dinas wali kota, Jumat (8/5). Dalam pertemuan itu Rico mengapresiasi konsistensi penyelenggara dalam mengampanyekan gaya hidup sehat melalui olahraga yang melibatkan masyarakat luas.
Menurut Rico, kategori Family Run menjadi salah satu daya tarik karena dapat mempererat hubungan antara orangtua dan anak melalui aktivitas olahraga bersama.
“Kegiatan ini sangat baik karena melibatkan keluarga. Kita terus mendorong masyarakat untuk hidup sehat. Namun ke depannya, saya tantang Milo untuk menyelenggarakan acara yang lebih besar lagi,” kata Rico.
Dia berharap ajang lari ini tidak hanya berhenti pada level nasional. Namun dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang menarik pelari dari luar negeri, terutama dari Malaysia dan Singapura.
Menurut dia, Kota Medan memiliki infrastruktur dan antusiasme masyarakat yang cukup besar untuk menjadi tuan rumah kegiatan olahraga internasional.
“Kita ingin event seperti ini menjadi pemantik sport tourism yang mampu menggerakkan ekonomi kota secara berkelanjutan,” ujarnya.
Public Affairs and Government Relations Lead PT Nestlé Indonesia Ekki Saputramengatakan, antusiasme masyarakat Medan terhadap kegiatan ini cukup tinggi.
Menurut dia, hingga saat ini sebanyak 7.000 peserta telah mendaftar. Rinciannya, sebanyak 6.400 peserta mengikuti kategori 5K umum dan 900 peserta lainnya mengikuti kategori 2,5K Family Run.
“Medan adalah kota prioritas kami. Selain olahraga, kami juga berkolaborasi di sektor pendidikan dan ekonomi dengan melibatkan UMKM lokal di area venue,” kata Ekki.
Panitia menjadwalkan kegiatan dimulai pukul 06.00 WIB. Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas akibat ribuan peserta, penyelenggara telah berkoordinasi dengan kepolisian dan dinas perhubungan terkait pengalihan arus kendaraan di sekitar rute lomba.
“Kami telah menyiapkan skenario pengalihan arus demi kenyamanan pengguna jalan dan keamanan peserta,” ujar Ekki.
Setelah mencapai garis finis di Lapangan Benteng, peserta akan mendapat asupan nutrisi dan dapat menikmati produk kuliner dari sejumlah UMKM binaan Pemerintah Kota Medan.
