ANTARAsatu.com | DELI SERDANG – Aksi kriminalitas memanfaatkan situasi bulan suci Ramadan kembali terjadi. Kawanan pencuri sepeda motor yang mengenakan busana muslim terekam kamera pengawas (CCTV) saat menggasak satu unit kendaraan milik warga di Jalan Jati, Dusun IIA, Desa Sei Mencirim, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (19/2).
Dalam rekaman tersebut, empat pria yang mengenakan sarung dan kopiah tampak berbaur di tengah suasana 'asmara subuh'—tradisi berkumpulnya remaja usai sahur. Memanfaatkan kelengahan warga, salah satu pelaku yang mengenakan kopiah turun dari boncengan dan dengan cepat membawa kabur satu unit Honda Vario yang tengah dipanaskan di depan sebuah warung.
Pemilik warung, Narmi, menjelaskan peristiwa itu terjadi saat suaminya, Hadiyanto, hendak bersiap berangkat kerja. "Motor sedang dipanaskan, bukan sengaja ditinggal kuncinya. Tiba-tiba pelaku datang dan langsung membawanya kabur," ujar Narmi, Jumat (20/2), dikutip dari mistar.id, Sabtu (21/2).
Meski sempat melakukan pengejaran sembari berteriak, korban gagal menghentikan komplotan tersebut yang segera melarikan diri bersama tiga rekan lainnya yang membuntuti dari belakang.
Ironisnya, hingga saat ini korban mengaku enggan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Narmi mengungkapkan rasa traumanya karena ini merupakan kali ketiga ia kehilangan sepeda motor.
Pada dua kejadian sebelumnya, laporan kepolisian yang ia buat tidak membuahkan hasil.
"Ini sudah ketiga kalinya kami kehilangan motor. Laporan pertama dulu tidak ada kabar soal pelaku maupun motor kami, jadi sekarang kami ragu untuk melapor lagi," tuturnya dengan nada kecewa.
Hingga berita diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Kapolsek Sunggal, Kompol Yunus, saat dikonfirmasi terkait rekaman CCTV dan peristiwa pencurian yang meresahkan warga tersebut memilih untuk bungkam.
