ANTARASATU.COM | MEDAN - PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang mengelola terminal nonpetikemas, mencatatkan pertumbuhan kinerja positif sepanjang Semester I 2026. Perusahaan membukukan total arus bongkar muat barang hingga 59,59 juta ton/m³, atau tumbuh 10,85% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
SVP Sekretariat Perusahaan Pelindo Multi Terminal Finan Syaifullah mengungkapkan, capaian ini merupakan hasil dari upaya berkelanjutan SPMT dalam meningkatkan efektivitas operasional serta kualitas layanan di seluruh jaringan terminal nonpetikemas.
“Capaian ini menjadi refleksi dari upaya berkelanjutan Pelindo Multi Terminal dalam memperkuat kualitas layanan, meningkatkan efektivitas operasional, serta menghadirkan pengelolaan terminal nonpetikemas yang semakin andal dan berdaya saing,” katanya, di Medan, Selasa (11/8).
Menurut dia, peningkatan volume operasional SPMT disokong oleh pertumbuhan signifikan di sejumlah segmen komoditas utama. Salah satunya curah kering, yang menjadi penopang utama pertumbuhan dengan realisasi mencapai 30,63 juta ton.
Angka itu melonjak 14,74% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 26,69 juta ton. Kemudian general & bag cargo yang mencapai 14,56 juta ton/m³, tumbuh 6,11% dari capaian tahun sebelumnya yang sebanyaj 13,72 juta ton/m³.
Lalu curah cair yang mengalami kenaikan 7,97% menjadi 14,41 juta ton, dibanding tahun lalu sebanyak 13,34 juta ton. Selanjutnya gas yang mencatatkan volume 8,12 juta MMBTU, atau naik 4,49% dari sebelumnya 7,77 juta MMBTU.
Finan menambahkan, lompatan kinerja ini didorong oleh konsistensi perusahaan dalam menjalankan transformasi operasional. Langkah itu mencakup penguatan proses bisnis, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, modernisasi teknologi, infrastruktur, perbaikan peralatan, hingga penerapan ketat standar Health, Safety, Security and Environment (HSSE).
“Pelindo Multi Terminal terus berkomitmen menjaga keandalan operasional terminal melalui inovasi dan transformasi yang berkelanjutan," tegas Finan.
Dengan layanan yang semakin efektif dan terintegrasi, SPMT berharap dapat terus memberi kontribusi dalam memperlancar rantai logistik nasional. Pencapaian positif ini juga sejalan dengan agenda strategis Danantara Indonesia dalam mendorong keandalan operasional perusahaan milik negara.
"Sebagai operator terminal nonpetikemas, SPMT terus memperkuat ekosistem kepelabuhanan nasional untuk mendukung kelancaran distribusi logistik dan aktivitas perdagangan Indonesia," pungkasnya.
