google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Wagubsu Sentil PLN Soal Warga Tak Berlistrik di Bawah Tower

Advertisement

Wagubsu Sentil PLN Soal Warga Tak Berlistrik di Bawah Tower

22 Juni 2026

Wagubsu Surya (kiri) saat ditemui GM PLN UIP Sumbagut, Senin (22/6).

ANTARASATU.COM | MEDAN - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Surya menyentil PLN soal masih adanya warga yang belum menikmati aliran listrik, khususnya mereka yang tinggal di sekitar jalur transmisi. Sentilan itu disampaikan Surya saat menerima audiensi GM PT PLN UIP Sumbagut Rizki Aftarianto, Senin (22/6).

"Saya memahami bahwa ada hitung-hitungan untuk bisa mengaliri listrik ke satu tempat. Tetapi perlu juga ada alternatif agar warga yang jauh dari perkotaan bisa menikmati listrik seluruhnya," kata Surya.

Pertemuan itu membahas rencana PLN membangun 217 tower transmisi yang menghubungkan Aceh dengan Sumut, sebagai bagian dari jaringan Tol Listrik Sumatera. Di wilayah Sumut, jalur transmisi akan membentang dari Pangkalansusu, Kabupaten Langkat, hingga Helvetia, Kota Medan.

Surya menyatakan dukungannya terhadap proyek itu, tetapi menyorot sejumlah catatan penting. Ia juga meminta PLN mengintensifkan komunikasi dengan organisasi perangkat daerah terkait agar proses pengurusan rekomendasi dan perizinan dapat berjalan lebih cepat.

"Perlu juga dikomunikasikan tentang titik koordinat jalur tower transmisi di mana saja lokasinya, termasuk bagaimana progres pengurusan izin lokasi, sehingga jika ada kemungkinan kendala bisa kita selesaikan bersama," ujar Surya.

Proses pembebasan lahan juga menjadi aspek yang menurutnya perlu mendapat perhatian serius.

Merespons sentilan Wagubsu soal warga yang belum berlistrik, Rizki mengatakan PLN telah menyiapkan alternatifnya. Yakni berupa panel surya untuk kawasan terpencil dengan jumlah rumah yang relatif sedikit.

Dia beralasan, langkah itu diambil karena pembangunan jaringan transmisi konvensional membutuhkan biaya besar. Sementara jumlah pelanggan yang akan dilayani sangat terbatas.

Menurut Rizki, proyek ini bertujuan memastikan pasokan listrik di wilayah pantai timur Sumbagut tidak terganggu jika terjadi gangguan transmisi di bagian selatan.

"Karena itu kami mohon dukungannya agar segera mendapat rekomendasi atau izin untuk pembangunan 217 tower yang harus kami selesaikan sesuai perintah Presiden," dalih Rizki.

Untuk merealisasikan proyek ini, PLN membutuhkan penetapan lokasi dari Pemprov Sumut. Sebanyak 217 tower akan dibangun dengan estimasi jarak antar-Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV sekitar 400 meter.

Sekitar 26% jalur transmisi berada di kawasan permukiman dan perkotaan. Terkait kompensasi, Rizki memastikan masyarakat yang lahannya berada di jalur transmisi akan mendapat ganti rugi.

"Selain ganti rugi lahan untuk tower, untuk yang ada di jalur transmisinya kami berikan kompensasi ke masyarakat," katanya.