google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Pertamina Putar Hasil Pasar Murah Jadi Dana Bangun Sekolah di Deli Serdang

Advertisement

Pertamina Putar Hasil Pasar Murah Jadi Dana Bangun Sekolah di Deli Serdang

01 Mei 2026


ANTARAsatu.com | DELI SERDANG - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menunjukkan cara unik dalam mengelola program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Tak sekadar memberi subsidi pangan, perusahaan pelat merah ini memutar seluruh hasil penjualan paket sembako murah untuk mendukung pembangunan sarana dan prasarana sekolah.

Inisiatif tersebut diwujudkan dalam kegiatan Pasar Murah yang digelar di Desa Pantai Labu Pekan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, Rabu (30/4). Dalam program ini, Pertamina menyediakan 1.000 paket sembako yang diperuntukkan bagi masyarakat prasejahtera.

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw menjelaskan, program ini dirancang untuk memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain membantu isi dapur warga, uang yang dibayar masyarakat akan kembali menjadi manfaat jangka panjang di bidang pendidikan.

“Kami berharap manfaat dari kegiatan ini tidak hanya dirasakan pada saat pelaksanaan, tetapi juga memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat melalui dukungan pengembangan sarana sekolah di Kecamatan Pantai Labu,” ujarnya.

Masyarakat prasejahtera desil 1–4 di Pantai Labu cukup membayar Rp30.000 untuk mendapatkan paket sembako lengkap. Padahal, isi paket tersebut mencakup kebutuhan pokok yang cukup besar.

Yakni beras 5 kg, minyak goreng 2 liter, gula 2 kg, susu kental manis, kecap manis dan sarden. Langkah ini dinilai sangat membantu daya beli warga di tengah fluktuasi harga pangan.

Husnayaini, salah satu ibu rumah tangga penerima manfaat, mengaku sangat terbantu.

"Alhamdulillah, paket ini sangat berharga bagi keluarga kami," ungkapnya.

Kegiatan di Deli Serdang ini merupakan penutup dari rangkaian program Pasar Murah Pertamina di wilayah Sumatra Bagian Utara. Setelah sebelumnya sukses digelar di Sumatra Barat dan Aceh.

Selain meringankan beban ekonomi, Pertamina menegaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Fokus utamanya adalah poin pertama (Tanpa Kemiskinan), poin kedua (Tanpa Kelaparan) dan poin ketiga terkait peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Dengan model "putar dana" untuk infrastruktur pendidikan, Pertamina tidak hanya hadir sebagai penyedia energi. Namun juga sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah operasionalnya.