google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Limbah Sawit PGN Pasok Energi Hijau Data Center Telkom

Advertisement

Limbah Sawit PGN Pasok Energi Hijau Data Center Telkom

14 April 2026

 


ANTARAsatu.com | JAKARTA - Siapa sangka limbah minyak kelapa sawit dari daratan Sumatra bakal menjadi bahan bakar utama penggerak kedaulatan digital Indonesia. Melalui kolaborasi strategis, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi menggandeng PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) untuk menyulap emisi menjadi energi.

Langkah besar ini dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto di Jakarta, Jumat (10/4/2026). Fokusnya, mengintegrasikan infrastruktur digital dengan pasokan energi rendah karbon untuk mendukung operasional green data center.

Dalam kerja sama ini, PGN berperan sebagai penyokong utama energi bersih melalui pemanfaatan biomethane. Gas ramah lingkungan ini dihasilkan dari pengolahan limbah cair minyak kelapa sawit yang melimpah di wilayah Sumatra.

Energi tersebut nantinya akan dialirkan untuk menghidupkan mesin-mesin di ekosistem data center milik TelkomGroup. Direktur Utama PGN, Arief Kurnia Risdianto menyebut, inisiatif ini membuktikan PGN telah bertransformasi lebih dari sekadar penyedia gas konvensional.

"Kami melangkah sebagai penyedia energi bersih yang menjadi fondasi infrastruktur masa depan. Inisiatif biomethane untuk data center ini membuka peluang nilai tambah baru," ujarnya.

Saat ini, terdapat lima wilayah strategis pengembangan data center yang potensial disokong gas PGN, yakni Cikarang, Batam, Serpong, Sentul dan Surabaya. Lokasi-lokasi ini dipilih karena sudah terintegrasi dengan jaringan pipa gas eksisting milik PGN.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan, ketersediaan energi hijau adalah kunci utama bagi Telkom untuk menjadi digital infrastructure powerhouse di kawasan regional.

"Kolaborasi ini mendukung kesiapan energi yang bersih dan efisien untuk pengembangan data center berkelanjutan, sekaligus memperkuat kedaulatan digital Indonesia," tuturnya.

Tak hanya di dalam negeri, TelkomGroup melalui NeutraDC juga telah menjajaki kerja sama serupa dengan mitra global seperti Sembcorp Development Ltd sejak 2025. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem AI-ready green data center yang kompetitif di kancah internasional.

Hadirnya tokoh-tokoh penting dari Danantara Indonesia dalam acara tersebut dinilai mempertegas bahwa proyek ini bukan sekadar efisiensi operasional. Melainkan langkah strategis nasional untuk menempatkan Indonesia sebagai regional digital hub yang ramah lingkungan.