google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Pantau Real-Time, PGN Amankan Pasokan Gas Ramadan-Lebaran 2026 dengan SCADA

Advertisement

Pantau Real-Time, PGN Amankan Pasokan Gas Ramadan-Lebaran 2026 dengan SCADA

05 Maret 2026

 


ANTARAsatu.com | JAKARTA – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, memastikan keandalan penyaluran gas bumi selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Langkah ini dilakukan melalui penguatan operasional infrastruktur digital untuk menjamin kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi secara optimal.


Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman mengungkapkan, perusahaan telah menyiagakan Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas Rafi) 2026. Fokus utamanya adalah pengawasan jaringan dan infrastruktur berbasis teknologi pemantauan real-time.


“Satgas RAFI memprioritaskan pengawasan tekanan jaringan gas melalui sistem Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA)," ungkapnya melalui keterangan tertulis, Kamis (5/3).


Pemantauan, jelas dia, dilakukan secara terintegrasi melalui Integrated Monitoring Center (IMOC) di kantor pusat PGN. Sistem SCADA memungkinkan PGN memonitor seluruh area layanan secara presisi, mulai dari jaringan pipa distribusi hingga terminal LNG.


Dengan bantuan IMOC, tim teknis dapat mendeteksi potensi gangguan sejak dini dan melakukan intervensi cepat sebelum berdampak pada pelanggan.

Untuk mendukung pengawasan digital itu PGN juga menyiagakan Tim Penanganan Gangguan selama 24 jam.


“Koordinasi lintas unit dan afiliasi terus diperkuat untuk memastikan setiap potensi kendala di lapangan dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi,” tambahnya.


Sejauh ini, PGN mengelola infrastruktur pipa gas sepanjang lebih dari 33.400 km di 18 provinsi dan 74 kabupaten/kota. Penyaluran gas mencakup sektor rumah tangga, industri, komersial, hingga lebih dari sembilan pembangkit listrik demi menjaga stabilitas pasokan listrik nasional selama masa Lebaran.


Selain penguatan sistem, PGN juga mengimbau pelanggan rumah tangga untuk tetap waspada. Kemudian melakukan langkah protektif standar pada instalasi gas sebelum meninggalkan hunian untuk mudik.


Jika menemui kendala, pelanggan dapat mengakses layanan bantuan melalui Pertamina Contact Center 135 atau mengunjungi Kantor Area PGN terdekat.