google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Amankan Medan, Pertamina Siapkan 56 Juta Liter BBM demi Lebaran Tanpa Antrean

Advertisement

Amankan Medan, Pertamina Siapkan 56 Juta Liter BBM demi Lebaran Tanpa Antrean

15 Maret 2026

 


ANTARAsatu.com | MEDAN - Bayang-bayang antrean panjang di SPBU menjelang Lebaran tahun ini tampaknya bisa ditepis jauh-jauh oleh warga Medan dan sekitarnya. PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bergerak cepat mengamankan "nadi" transportasi masyarakat dengan memastikan stok energi dalam posisi melimpah.


Hingga pertengahan Maret 2026, Fuel Terminal Medan Group mencatat angka yang cukup menenangkan: 56,5 juta liter Bahan Bakar Minyak (BBM) telah terparkir aman di tangki-tangki penyimpanan. Jumlah raksasa ini terdiri dari 33,5 juta liter produk gasoline (bensin) dan 23 juta liter produk gasoil (solar).


Bahkan menurut Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani, angka itu bukanlah batas akhir. Pihaknya pun terus melakukan pengawasan melekat agar setiap tetes bahan bakar sampai ke tangki kendaraan masyarakat tanpa hambatan.


“Kami memastikan ketersediaan stok BBM untuk wilayah Medan dan sekitarnya tetap terjaga," ujarnya, Minggu (15/3).


Dia memastikan penyaluran BBM dari fuel terminal ke seluruh SPBU saat ini berjalan normal sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Ketahanan stok ini juga dipastikan bakal kian tebal.


Pada Senin (16/3), kapal MT Queen Majesty/Senipah dijadwalkan merapat di pelabuhan. Kapal tanker ini membawa "oleh-oleh" berupa 31,8 juta liter Pertalite untuk memperkuat cadangan energi Sumut.


Langkah proaktif ini merupakan bagian dari strategi antisipasi lonjakan konsumsi saat memasuki periode Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Pertamina menyadari mobilitas warga akan meningkat drastis sehingga penguatan stok dilakukan jauh-jauh hari sebelum arus mudik memuncak.


Kabar baik tidak hanya datang dari sektor transportasi. Bagi ibu rumah tangga dan pelaku UMKM, stok Liquefied Petroleum Gas (LPG) juga dipastikan berada di zona aman.


Berdasarkan data operasional Terminal LPG Pangkalan Susu, tersedia cadangan sekitar 7.200 metrik ton (MT) yang siap didistribusikan ke pasar.

Meski pasokan terjamin, Pertamina tetap menyelipkan imbauan agar masyarakat tetap bijak dalam mengonsumsi energi.


Warga diminta untuk membeli BBM dan LPG sesuai kebutuhan tanpa perlu melakukan aksi borong (panic buying). Masyarakat tidak perlu khawatir karena pasokan energi terus dijaga secara intensif agar layanan tetap optimal selama periode krusial ini.


Dengan persiapan matang itu warga Medan bisa fokus menyiapkan perayaan hari kemenangan tanpa perlu waswas kehabisan bahan bakar di tengah jalan.