ANTARAsatu.com | MEDAN - Seorang pria bernama Tjhan Kok Heng tewas ditabrak kereta api di perlintasan Jalan Sutomo, Simpang Jalan Pandu, Kecamatan Sei Rengas I, Medan Kota, Sabtu (7/2). Dalam peristiwa itu penjaga palang pintu sempat menghalangi korban sebelum tubuhnya tewas tengah rel.
Korban diketahui berusia 55 tahun dan merupakan warga Jalan Pukat Harimau, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung. Identitas korban kemudian diketahui setelah petugas kepolisian melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.
"Menurut keterangan saksi penjaga palang pintu, korban berdiri di samping rel dan berjalan ke tengah rel saat kereta mendekat meski sudah dihalangi," ujar Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Fandi Setiawan, Minggu (8/2).
Penjaga palang pintu saat itu tengah menutup portal ketika kereta api melaju menuju Bandar Khalifah. Upaya menghalangi korban dilakukan petugas palang sebelum tubuh korban justru terjatuh ke arah rel.
Korban kemudian terpelanting dan terlentang di tengah lintasan rel. Tubuh korban langsung tertabrak kereta api yang melintas di lokasi tersebut.
Petugas kepolisian mendatangi lokasi setelah menerima laporan kejadian. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga setelah identitasnya dipastikan.
Peristiwa tersebut menambah daftar kejadian kecelakaan di perlintasan kereta api di Sumatra Utara. Insiden serupa sebelumnya juga terjadi di Kota Tebingtinggi pada Januari lalu.
Pada Rabu (21/1), sebuah mobil Avanza tertabrak kereta api di perlintasan sebidang Jalan Abdul Hamid, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir. Kecelakaan itu menewaskan sembilan penumpang mobil yang diketahui masih satu keluarga.
