google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Polisi Lumpuhkan Pemuda Berpedang Samurai di Kawasan Belawan Lewat Duel Sengit

Advertisement

Polisi Lumpuhkan Pemuda Berpedang Samurai di Kawasan Belawan Lewat Duel Sengit

28 Februari 2026

 

FP (tengah) setelah diringkus polisi.


ANTARAsatu.com | MEDAN - Aksi heroik personel kepolisian terjadi di kawasan Belawan saat menggagalkan potensi aksi kriminalitas jalanan. Personel Dit Samapta Polda Sumut yang diperbantukan ke Polres Pelabuhan Belawan berhasil meringkus seorang pemuda berinisial FP (22) yang nekat mengayunkan senjata tajam jenis samurai ke arah petugas, Sabtu (28/2) dini hari.


Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, melalui Kapolsek Hamparan Perak Kompol Ridwanto, Sabtu (28/2), menjelaskan insiden bermula saat petugas melaksanakan patroli antisipasi geng motor dan tawuran di Jalan Besar Desa Klumpang sekira pukul 02.30 WIB.


"Petugas mencurigai dua pemuda yang berboncengan sepeda motor sambil menenteng senjata tajam," ujarnya.


Saat melihat kedua pemuda membawa sebilah samurai, personel langsung melakukan pengejaran untuk mengamankan situasi. Namun proses penangkapan tidak berjalan mudah.


Saat hendak diringkus, pelaku FP bersama rekannya justru memberi perlawanan sengit. Keduanya mencoba menyerang petugas dengan mengayunkan samurai secara membabi buta.


Namun berkat kesigapan personel di lapangan, FP akhirnya berhasil dilumpuhkan tanpa ada korban dari pihak kepolisian. Sayangnya, satu rekan pelaku berhasil melarikan diri ke arah kegelapan malam dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).


“FP sudah kami amankan di Polsek Hamparan Perak untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran intensif,” ungkap Ridwanto.


Dia memastikan pihak kepolisian akan terus memperketat patroli di jam-jam rawan untuk memberantas aksi geng motor dan tawuran yang meresahkan warga di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Langkah tegas akan diambil bagi siapa saja yang berani mengancam keselamatan masyarakat maupun petugas di lapangan.