ANTARAsatu.com | MEDAN - Danantara menempatkan dana kelolaannya di pasar saham. Kebijakan tersebut memunculkan tuntutan agar pengelolaan dana negara dilakukan secara transparan.
Investasi Danantara di pasar saham dinilai sah dan berpotensi memperkuat basis investor domestik. Karakter investasi jangka menengah hingga panjang diharapkan terbentuk tanpa berorientasi pada keuntungan jangka pendek.
“Masuknya Danantara ke pasar saham sah-sah saja, tetapi transparansi pengelolaan dana menjadi tuntutan publik,” ujar Gunawan Benjamin, Ekonom UISU, di Medan, Senin (9/2).
Danantara dipandang berpeluang menjadi investor berkarakter kuat yang berpihak pada kepentingan nasional. Peran tersebut diharapkan mendorong terbentuknya pasar saham yang berbasis fundamental.
Danantara juga dinilai dapat menjadi penyeimbang terhadap isu pasar modal yang digerakkan oleh kepentingan tertentu. Kondisi tersebut membuka sisi positif lain dari penempatan dana Danantara di pasar saham.
Masuknya Danantara ke bursa memicu harapan agar dana negara dikelola secara terbuka kepada masyarakat. Harapan tersebut muncul karena publik menginginkan dana Danantara digunakan untuk membangun industri dan menciptakan lapangan kerja.
Selain itu, dia juga menilai dana kelolaan Danantara idealnya disalurkan ke sektor produktif dibandingkan pasar keuangan. Pembangunan ekonomi diharapkan digerakkan oleh kebijakan strategis Danantara tanpa bergantung sepenuhnya pada APBN.
Pasar saham dinilai tidak semestinya menjadi satu-satunya sarana penempatan dana Danantara. Fokus kebijakan investasi diarahkan pada pembangunan sektor riil dan penguatan ketahanan ekonomi.
Penempatan dana Danantara di pasar saham dinilai tetap memungkinkan dengan syarat transparansi kepada publik. Aliran dana ke pasar keuangan dipandang layak dilakukan hanya ketika terdapat dana menganggur yang bersifat sementara.
Pasar keuangan dinilai tidak seharusnya menjadi opsi utama kebijakan investasi Danantara. Pengelolaan arus kas perusahaan dinilai perlu diarahkan secara selektif sesuai tujuan pengelolaan dana negara.
