Salah satu industri pengolahan pakan ternak di Sumut.
ANTARAsatu.com | MEDAN - Kinerja ekonomi Sumatera Utara pada 2025 terguncang akibat bencana besar yang berdampak langsung pada penurunan tajam tiga sektor usaha utama. Tekanan tersebut mendorong perlambatan pertumbuhan ekonomi Sumut baik secara kuartalan maupun kumulatif dibandingkan tahun sebelumnya.
Penurunan paling dalam terjadi pada sektor industri pengolahan yang pada kuartal IV 2025 mencatat kontraksi -4,06% secara kuartalan, lebih besar dibandingkan periode yang sama 2024 sebesar -1,86%. Pelemahan ini terjadi di tengah turunnya permintaan produk unggulan Sumut seperti CPO, gangguan cuaca, serta dampak bencana besar yang menghambat aktivitas industri.
"Gangguan cuaca dan bencana besar di kuartal IV 2025 membuat aktivitas industri pengolahan terganggu serius, bahkan sejumlah PKS harus menghentikan operasi sementara," ujar Gunawan Benjamin, Ekonom Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), di Medan, Minggu (8/2).
Gangguan tersebut membuat sejumlah pabrik kelapa sawit menutup operasional selama dua pekan dan memangkas produksi hingga 40% pada Desember 2025. Kondisi ini memperdalam tekanan terhadap kinerja industri pengolahan Sumut pada akhir tahun.
Tekanan serupa juga dialami sektor pertanian yang mencatat penurunan kinerja -6,4% q-to-q pada 2025. Padahal pada kuartal IV 2024, sektor pertanian hanya terkoreksi 0,6% q-to-q dengan faktor pemicu yang sama berupa gangguan cuaca.
Sektor konstruksi turut mengalami perlambatan meskipun masih mencatat pertumbuhan. Pada kuartal IV 2024 sektor konstruksi tumbuh 4,14% q-to-q, namun melambat menjadi 3,18% q-to-q pada periode yang sama 2025.
Perlambatan sektor konstruksi terjadi di tengah tersendatnya belanja pemerintah daerah. Kondisi tersebut berdampak pada melemahnya pembentukan modal tetap bruto.
Penurunan kinerja tiga sektor utama tersebut mendorong pertumbuhan ekonomi Sumut secara kuartalan kuartal IV 2025 hanya mencapai 0,13%. Angka ini lebih rendah dibandingkan kuartal IV 2024 yang tumbuh 0,44%.
Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Sumut sepanjang 2025 tercatat sebesar 4,53%. Capaian ini lebih rendah dibandingkan pertumbuhan ekonomi Sumut pada 2024 yang mencapai 5,03%.
