google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Kinerja Solid, PGN Tempati Peringkat 288 Perusahaan Terbaik Asia-Pasifik

Advertisement

Kinerja Solid, PGN Tempati Peringkat 288 Perusahaan Terbaik Asia-Pasifik

23 Februari 2026

 


ANTARAsatu.com | JAKARTA - Resiliensi bisnis PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) di tengah tantangan ekonomi global mendapat pengakuan internasional. Emiten bersandi saham PGAS ini berhasil menempati peringkat 288 dari 500 perusahaan terbaik di kawasan Asia-Pasifik versi Majalah TIME, dengan perolehan total skor sebesar 82,65.


Dalam daftar yang dirilis pada 11 Februari 2026, PGN menjadi salah satu dari 19 perusahaan asal Indonesia, baik BUMN maupun swasta, yang dinilai berperan besar dalam ekonomi global. Penilaian dilakukan oleh TIME bersama Statista berdasarkan tiga metrik utama: kepuasan karyawan, pertumbuhan pendapatan ; evaluasi Environmental, Social ; Governance (ESG).


Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto mengungkapkan, penghargaan ini mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menghadapi ketidakpastian pasar melalui pengelolaan bisnis yang terukur dan efisiensi operasional.


"Pengakuan ini merupakan kehormatan atas dedikasi seluruh Perwira PGN. Kami konsisten menerapkan fondasi transformasi perusahaan yang sehat sejak tahun 2022," ujar Arief dalam keterangan tertulis yang diterima Senin (23/2).


Dari sisi kinerja keuangan, PGN menunjukkan tren pertumbuhan pendapatan yang positif. Tercatat, pendapatan perusahaan terus mendaki dari US$ 3,57 miliar pada 2022, menjadi US$ 3,65 miliar pada 2023 dan mencapai US$ 3,78 miliar pada akhir 2024.


Selain finansial, PGN juga unggul dalam parameter kepuasan karyawan dengan tingkat employee engagement mencapai 87,74% dan tingkat perputaran pekerja (turnover) di bawah 3%. Sementara pada aspek keberlanjutan, risiko ESG PGN tercatat semakin rendah berkat keberhasilan pengurangan emisi karbon dan penerapan sistem anti-korupsi yang ketat.


Dengan fundamental bisnis yang sehat, PGN optimistis dapat terus melakukan ekspansi dan inovasi demi keberlanjutan bisnis jangka panjang di tengah dinamika ekonomi global.