Om Zen saat menceritakan kronologis dirinya nyaris dibegal kepada prajurit TNI.
ANTARAsatu.com | DELI SERDANG – Kerawanan aksi kriminalitas jalanan di wilayah pinggiran kembali meneror warga. Seorang pengemudi ojek daring (ojol) yang akrab disapa Om Zen, 45, nyaris menjadi korban perampokan saat melintas di kawasan Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Selasa (24/2) malam.
Peristiwa mencekam tersebut terjadi di Jalan Soponyono, sebuah jalur yang dikenal sepi dengan kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah. Saat itu, korban tengah dalam perjalanan pulang usai mengantar penumpang.
Di tengah kegelapan, tiba-tiba empat pria tak dikenal muncul dan langsung memepet kendaraan korban.
"Langsung saya putar arah. Kami kejar-kejaran di daerah sepi. Mereka ada empat orang, tapi saya tidak tahu pasti jenis kendaraan mereka karena gelap," ujar Om Zen dalam keterangannya, Rabu (25/2), lansir mistar.id.
Meski terjebak di medan jalan yang buruk, korban berhasil meloloskan diri dari kepungan pelaku dengan memutar arah dan mencari perlindungan di pemukiman warga. Ketegangan berakhir setelah korban bertemu dengan personel TNI yang tengah melakukan patroli rutin di wilayah tersebut.
Bersama aparat, korban sempat kembali ke lokasi kejadian untuk melakukan pengejaran, tetapi komplotan begal tersebut telah melarikan diri ke arah kegelapan. Untuk menghindari ancaman susulan, petugas kemudian mengawal korban ke lokasi yang lebih aman.
Ketua Komunitas Komando Ojol Medan Bersatu Said Muhammad Irfan membenarkan kejadian yang menimpa anggotanya. Ia mengimbau seluruh pengemudi ojol untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur rawan pada jam-jam krusial.
"Kami mengingatkan rekan-rekan untuk selalu mengutamakan keselamatan. Jika merasa terancam, segera cari tempat ramai atau minta bantuan aparat terdekat," katanya.
