google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 PRABOWO DI DAVOS: Rakyat Indonesia Paling Bahagia Meski Hanya Makan Nasi Garam

Advertisement

PRABOWO DI DAVOS: Rakyat Indonesia Paling Bahagia Meski Hanya Makan Nasi Garam

24 Januari 2026

 


ANTARAsatu.com | ​DAVOS – Presiden Prabowo Subianto membeberkan ironi kemiskinan di Indonesia saat berbicara dalam World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). Di hadapan para pemimpin dunia, ia mengaku masygul melihat masih banyak rakyatnya yang hidup dalam keterbatasan meski survei global menyebut mereka sebagai warga paling bahagia.


​Prabowo merujuk pada temuan Gallup Poll dan Universitas Harvard yang menempatkan Indonesia di urutan teratas daftar rakyat paling bahagia dan optimistis.


"Beberapa hari lalu saya terkejut. Survei terhadap ratusan negara mendapati rakyat Indonesia adalah yang paling bahagia," ujarnya.


​Namun, pengakuan internasional itu terasa pahit bagi Prabowo. Ia secara blak-blakan menggambarkan potret kemiskinan di akar rumput yang belum tuntas.


"Banyak dari mereka tinggal di gubuk, tidak punya air bersih, tidak punya kamar mandi, bahkan makan nasi hanya dengan garam," kata dia.


Meski dalam kondisi nestapa, Prabowo menyebut rakyatnya tetap mampu tersenyum dan memelihara harapan. ​Selain menyinggung soal ketahanan psikologis warga, Prabowo memamerkan capaian satu tahun pemerintahannya di sektor agraria.


Indonesia diklaim berhasil mewujudkan swasembada beras dengan angka produksi tertinggi dalam sejarah. Target ambisius yang semula dipatok empat tahun, menurutnya, berhasil dicapai timnya dalam waktu setahun.


​Keberhasilan di sektor beras ini membuatnya optimistis untuk memperluas cakupan swasembada. Ia memasang target baru dalam empat tahun mendatang agar Indonesia tak lagi bergantung pada impor pangan.


"Saya yakin ke depan kami akan swasembada produk pangan lainnya, seperti jagung, gula, hingga protein," tuturnya.