google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 HARGA CABAI: Tren Penurunan Berlanjut ke Awal Pekan, Puncak Tekanan Pasokan di Akhir Januari

Advertisement

HARGA CABAI: Tren Penurunan Berlanjut ke Awal Pekan, Puncak Tekanan Pasokan di Akhir Januari

20 Januari 2026

 


ANTARAsatu.com | MEDAN - Tren penurunan harga cabai merah berlanjut pada awal pekan ini, dengan tekanan pasokan diperkirakan mencapai puncaknya pada akhir Januari. Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) menunjukkan harga cabai merah di Kota Medan turun dari kisaran Rp26.000 per kilogram pada Kamis pekan lalu menjadi sekitar Rp22.900 per kilogram.


“Penurunan harga di awal pekan ini justru memberi sinyal tekanan yang lebih besar karena pasokan cabai diperkirakan memuncak pada pekan keempat Januari,” kata Ekonom Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Gunawan Benjamin, Selasa (20/1/2026).


Penurunan harga cabai merah tidak hanya terjadi di Medan, tetapi juga di Sibolga dan Padangsidimpuan. Namun, tren berbeda terlihat di sejumlah daerah lain seperti Pematangsiantar dan Gunungsitoli, yang justru mencatat kenaikan harga cabai merah.


Harga cabai rawit di Medan juga mengalami penurunan dari kisaran Rp65.700 per kilogram pada Kamis lalu menjadi sekitar Rp61.000 per kilogram. Penurunan paling tajam terjadi di Padangsidimpuan, dari Rp91.000 per kilogram menjadi Rp59.000 per kilogram.


Sementara itu, hasil pengamatan lapangan menunjukkan harga cabai hijau turun hingga berada di kisaran Rp17.000 per kilogram. Gunawan menilai harga cabai saat ini belum sepenuhnya stabil.


Secara historis, harga pangan di awal pekan cenderung lebih mahal dibandingkan akhir pekan. Namun penurunan tajam pada awal pekan ini mengindikasikan tekanan pasokan yang berpotensi berlanjut sepanjang pekan.


Selain cabai, sejumlah komoditas pangan lain juga mengalami penurunan harga. Harga telur ayam di Medan turun tipis dari Rp29.300 per kilogram menjadi Rp29.100 per kilogram.


Adapun harga daging ayam, gula pasir, daging sapi, beras dan minyak goreng terpantau relatif stabil. Gunawan memproyeksikan pasokan gula pasir akan meningkat pada akhir Januari.


Hal itu akan membuka peluang penurunan harga hingga sekitar Rp700 per kilogram menjelang Ramadan dan Idulfitri. Sebaliknya, ia memperkirakan harga cabai berpotensi kembali naik pada Februari.


Dipicu distribusi pasokan ke luar Sumut dan meningkatnya permintaan antardaerah. Kondisi yang dinilai merugikan petani karena harga saat ini sudah berada di bawah tingkat keekonomian.