Irjen Whisnu Hermawan Februanto.
ANTARASATU.COM | Medan - Sejumlah posisi strategis di jajaran kepolisian Sumatera Utara mengalami pergantian. Mulai dari kapolsek, kasatreskrim, hingga kasatresnarkoba berganti setelah Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto menerbitkan surat telegram mutasi pada Jumat (2/10) malam.
Mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Sumut Nomor ST/700/KEP/X/2026. Sejumlah perwira menengah (Pamen) dan perwira pertama (Pama) Polri mendapat penugasan baru, baik berupa rotasi maupun promosi jabatan.
Di tingkat kepolisian resor kota, salah satu pergantian terjadi di Polrestabes Medan. Kapolsek Medan Tembung Kompol Ras Maju Tarigan bergeser menjadi Kasipropam Polrestabes Medan.
Posisinya akan diisi Kompol Bahagia Sah Budi Ginting yang sebelumnya menjabat Kanit 4 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Sumut. Sementara itu, Kapolsek Sunggal Kompol Muhammad Yunus Tarigan mendapat penugasan sebagai Kasatbinmas Polrestabes Medan.
Posisi Kapolsek Sunggal selanjutnya dijabat AKP M. Ainul Yaqin yang sebelumnya merupakan Kapolsek Medan Area. Perubahan juga terjadi di Polsek Medan Timur.
Kompol Agus Manimbul Butarbutar bergeser menjadi Kapolsek Medan Area. Sedangkan jabatan Kapolsek Medan Timur akan diisi Kompol Raymond Godfried Mulatua Hutagalung yang sebelumnya menjabat Kasipropam Polrestabes Medan.
Rotasi juga menyentuh sejumlah posisi kasatreskrim di wilayah Sumut. Kasatreskrim Polres Langkat AKP Ghulam Yanuar Lutfi dimutasi menjadi PS Kasipammat Subditgasum Ditsamapta Polda Sumut.
Posisi tersebut selanjutnya ditempati AKP Rifi Noor Faizal Tombolotutu yang sebelumnya menjabat PS Kanit 2 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Sumut. Di Polres Asahan, AKP Immanuel P. Simamora bergeser menjadi Kanit 5 Subdit 1 Ditreskrimum Polda Sumut.
Jabatan Kasatreskrim Polres Asahan selanjutnya dipercayakan kepada AKP Sandi Riz Akbar, yang sebelumnya menjabat Kasatreskrim Polres Pematangsiantar. Adapun posisi Kasatreskrim Polres Pematangsiantar kini dijabat AKP Maruli Tua Siregar.
Sebelumnya, Maruli Tua Siregar menjabat Kapolsek Kota Pinang. Pergantian juga berlangsung pada jajaran satuan reserse narkoba.
Kasatresnarkoba Polres Langkat AKP Amrizal Hasibuan mendapat penugasan sebagai Paur Subbagminopsnal Bagbinopsnal Ditresnarkoba Polda Sumut. Posisinya digantikan AKP Ruspian yang sebelumnya menjabat Kanit 1 Satresnarkoba Polrestabes Medan.
Sementara itu, Kasatresnarkoba Polres Pematangsiantar AKP Irwanta Sembiring dipromosikan menjadi Kasatresnarkoba Polres Tebingtinggi. Jabatan itu sebelumnya diisi AKP Jimmy Rianto Sitorus yang kini mendapat penugasan sebagai Penyidik Tindak Pidana Pertama TK I Ditresnarkoba Polda Sumut.
Untuk posisi Kasatresnarkoba Polres Pematangsiantar, jabatan itu kini dipercayakan kepada AKP Syamsul Bahri yang sebelumnya menjabat Kapolsek Kuala.
Pergantian pejabat di jajaran Polda Sumut ini berlangsung bersamaan dengan mutasi besar-besaran di tubuh Polri. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP/2026 tertanggal 2 Oktober 2026, posisi Kapolda Sumut akan beralih dari Irjen Whisnu Hermawan Februanto kepada Brigjen Pol Sonny Irawan.
Whisnu selanjutnya mendapat penugasan sebagai Wakil Inspektur Pengawasan Umum (Wairwasum) Polri. Adapun Sonny Irawan sebelumnya menjabat Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Kasespimmen) Sespim Lemdiklat Polri.
Ia juga pernah menjabat Wakapolda Sumut sebelum mendapat penugasan di Lemdiklat Polri. Surat telegram pergantian Kapolda itu ditandatangani atas nama Kapolri oleh Wakapolri Komjen Wahyu Hadiningrat.
Sementara surat mutasi pejabat di lingkungan Polda Sumut ditandatangani atas nama Kapolda Sumut oleh Karo SDM Polda Sumut KBP Yusup Rahmanto.
Mutasi di Sumut merupakan bagian dari perombakan jabatan yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto setelah resmi menjabat sebagai Kapolri. Dalam mutasi itu sebanyak 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri mendapat penugasan baru. Mutasi mencakup sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri hingga kewilayahan, termasuk pergantian 19 Kapolda.
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri.
"Kebijakan tersebut dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian," kata Johnny dalam keterangannya, Sabtu (3/10).
Dari 88 personel yang dimutasi, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru. Selain itu, terdapat kenaikan tingkat kepangkatan bagi 21 personel serta penyesuaian jenjang jabatan bagi sejumlah Pati dan Pamen.
Di jajaran pejabat utama Mabes Polri, sebanyak 14 personel mendapat penugasan baru. Sejumlah posisi strategis turut mengalami pergantian, antara lain Irwasum Polri, Kabaintelkam, Kabareskrim, Kabaharkam, Kalemdiklat, hingga Kadivpropam.
Mutasi juga mencakup pergantian Kapolda di 19 wilayah, termasuk Polda Metro Jaya, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan.
Johnny mengatakan para pejabat yang mendapat amanah baru diharapkan segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program yang telah berjalan di satuan masing-masing.
"Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat," ujarnya.
Mutasi itu menjadi salah satu langkah awal Suyudi setelah resmi dilantik sebagai Kapolri pada Kamis (1/10), menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
