![]() |
| Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Asahan penanaman bibit pohon di sepanjang bantaran Sungai Asahan |
Pembukaan yang dipusatkan di Dusun I, Desa Pulau Rakyat Pekan, Kecamatan Pulau Rakyat ini ditandai dengan aksi nyata pelestarian lingkungan dengan tanam pohon dan tebar ribuan benih ikan.
Sebagai wujud komitmen menjaga ekosistem perairan, rangkaian pembukaan diawali dengan penanaman bibit pohon di sepanjang bantaran Sungai Asahan.
Aksi penghijauan ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kecamatan Pulau Rakyat, Kecamatan Aek Kuasan, Lembaga Lingkungan Hidup AMPHIBI Asahan (selaku penyedia bibit pohon), Komunitas Bumi Hijau Asahan, bersama para konten kreator seperti Pulau Raja Project, Roma Channel, Koplak Reborn, dan kreator lainnya.
Berbagai jenis bibit pohon yang disiapkan AMPHIBI seperti durian, mahoni, dan ketapang ditanam untuk menjaga keasrian sungai serta mencegah abrasi di sepanjang aliran.
Tidak hanya di darat, pelestarian ekosistem air juga menjadi fokus. Bupati Asahan bersama Forkopimda dan peserta melakukan pelepasan ribuan benih ikan ke aliran sungai.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari PT Inalum (Indonesia Asahan Aluminium) yang menyediakan benih ikan jurung dan nila. Selain itu sejumlah perusahaan lain juga turut mendukung, di antaranya PT Socfindo, PTPN IV Pulau Raja, PT Lonsum, dan beberapa perusahaan di sekitar Sungai Asahan.
Dalam sambutannya, Bupati Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi kepada seluruh komunitas lingkungan dan pihak perusahaan yang telah bersinergi.
Beliau menegaskan bahwa Sungai Asahan yang berhulu langsung dari Danau Toba memiliki fungsi vital, baik sebagai penopang kehidupan ekonomi masyarakat maupun sebagai sumber energi strategis.
“Aksi pelestarian ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial. Mari kita jadikan momentum untuk menumbuhkan kesadaran jangka panjang agar masyarakat terus menjaga kebersihan dan kelestarian Sungai Asahan,” ujar Bupati.
Setelah prosesi penanaman pohon dan pelepasan benih ikan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan stan bazar UMKM dan pembukaan berbagai kompetisi rakyat yang menjadi bagian dari Festival Sungai Asahan.
Festival ini diharapkan menjadi wadah sinergi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan komunitas dalam menjaga kelestarian Sungai Asahan untuk generasi mendatang. ***

