Posko Bencana di Simpang Tiga Kicat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo.
ANTARASATU.COM | Karo - Polda Sumatera Utara menyiagakan personel di Posko Siaga Bencana Simpang Tiga Kicat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, setelah Gunung Sinabung erupsi. Aparat disiapkan untuk membantu penanganan dan pelayanan kepada masyarakat jika aktivitas gunung api tersebut berkembang.
Sehari setelah erupsi, Kapolda Sumatera Utara Irjen Whisnu Hermawan Februanto mendatangi Kabupaten Karo untuk melihat kesiapan personel dan penanganan situasi di lapangan.
Whisnu bersama Wakapolda Sumut Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak dan sejumlah pejabat utama Polda Sumut terlebih dahulu mendatangi Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Selasa (1/9).
Di sana, Kapolda menerima penjelasan mengenai perkembangan aktivitas Sinabung dari Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung Armen Putra serta laporan dari Bupati Karo.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan kesiapan personel menjadi perhatian karena kondisi Gunung Sinabung masih berkembang.
"Kapolda ingin melihat langsung kondisi di lapangan, baik perkembangan Gunung Sinabung maupun kesiapan personel yang melaksanakan tugas di wilayah tersebut," kata Ferry, Selasa (1/9).
Menurut Ferry, kepolisian perlu berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menghadapi situasi kebencanaan. Pemantauan perkembangan aktivitas gunung api juga dilakukan untuk menentukan langkah penanganan di lapangan.
Setelah dari Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung, Whisnu mendatangi Posko Siaga Bencana di Simpang Tiga Kicat. Ia melihat langsung personel yang berjaga di posko tersebut.
Menurut Ferry, Polda Sumut bersama Polres Tanah Karo akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan instansi terkait selama kondisi Gunung Sinabung masih menjadi perhatian.
Kesiapan aparat terutama diarahkan untuk memastikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat dapat dilakukan sesuai perkembangan situasi di kawasan terdampak.
