ANTARASATU.COM | Medan - Kebiasaan hidup sehat tidak selalu harus dimulai dari hal-hal besar. Bagi anak-anak, kebiasaan ini bisa tumbuh dari aktivitas sederhana seperti rajin bergerak, menjaga kebersihan, menanam tanaman, hingga mengenal makanan bergizi.
Pesan itulah yang coba dibangun Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumut Kahiyang Ayu bersama murid TK/SD Pertiwi Medan melalui kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Ceria.
Mengusung tema “Anak Ceria Bergerak, Sehat Bersama, Cinta Lingkungan”, kegiatan itu berlangsung di halaman sekolah TK/SD Yayasan Pertiwi, Jalan Budi Kemasyarakatan Nomor 4, Medan, Kamis (24/9).
Suasana sekolah pun dibuat lebih semarak. Para murid diajak belajar tentang kesehatan dan lingkungan melalui berbagai aktivitas yang dekat dengan keseharian mereka.
Salah satunya melalui senam ceria bersama. Anak-anak diajak aktif bergerak sekaligus menikmati kegiatan olahraga dengan suasana yang menyenangkan.
Tak hanya olahraga, para murid juga mendapat edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya dan merawat lingkungan sekolah diperkenalkan sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Kegiatan kemudian berlanjut dengan penanaman tanaman herbal di lingkungan sekolah. Para murid bersama Kahiyang menanam sejumlah tanaman, antara lain serai, lengkuas, lidah buaya dan kunyit.
Bagi Kahiyang, kegiatan seperti Germas Ceria menjadi salah satu cara untuk memerkenalkan kebiasaan positif kepada anak sejak usia sekolah.
“Melalui Germas Ceria, kita ajak anak-anak membangun kebiasaan positif, mulai dari aktif bergerak, menjaga kesehatan tubuh, hingga menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,” tutur Kahiyang.
Ia menilai, kesadaran untuk menjalani pola hidup sehat sebaiknya tidak menunggu seseorang beranjak dewasa. Justru, masa sekolah menjadi waktu penting untuk memperkenalkan kebiasaan tersebut secara konsisten.
Germas Ceria di Sekolah Pertiwi tidak hanya diisi dengan kegiatan edukasi. Kahiyang juga berinteraksi langsung dengan para murid melalui berbagai aktivitas.
Dalam kesempatan itu ia juga menyerahkan secara simbolis sejumlah perlengkapan kepada pihak sekolah, di antaranya pot bunga dan tong sampah. Para murid juga mendapat topi caping dan topi rimba.
Setelah itu, kegiatan penanaman tanaman herbal menjadi salah satu agenda yang melibatkan murid secara langsung. Anak-anak tidak hanya mendapat pengetahuan mengenai tanaman, tetapi juga diajak ikut menanam dan merawatnya.
Kahiyang juga menyerahkan tas dan makanan tambahan bergizi kepada anak-anak. Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengenalkan pola hidup sehat dengan cara yang lebih dekat dengan dunia anak, yakni melalui kegiatan bersama, bergerak dan bermain.
Kepala Sekolah TK/SD Pertiwi Medan, Rusmiati, menyambut baik pelaksanaan Germas Ceria di lingkungan sekolah. Menurutnya, kegiatan itu menjadi momentum untuk memperkuat edukasi mengenai pola hidup sehat sekaligus mendorong keterlibatan sekolah, orang tua, dan siswa.
“Kita harapkan pembiasaan hidup sehat tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga diterapkan para siswa dalam kehidupan sehari-hari bersama keluarga dan lingkungan tempat tinggal,” ujarnya.
