google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Angin Kencang Terjang Taput, 29 Rumah Rusak dan Warga Terancam

Advertisement

Angin Kencang Terjang Taput, 29 Rumah Rusak dan Warga Terancam

22 September 2026


ANTARASATU.COM | TAPANULI UTARA -  Hujan lebat yang disertai angin kencang menerjang Kecamatan Siatasbarita, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Senin (21/9). Sedikitnya 29 rumah warga di tiga desa mengalami kerusakan akibat terpaan angin dan pohon tumbang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Utara Tohom Silaban mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Dampaknya dirasakan warga di Desa Sitompul, Pansurnapitu dan Sakkaran.

"Data sementara, sebanyak 29 rumah warga terdampak, dengan tingkat kerusakan ringan, sedang hingga berat. Kerusakan umumnya terjadi pada bagian atap rumah yang terbuat dari seng karena tiupan angin serta tertimpa pohon tumbang," ungkapnya, Selasa (22/9).

Desa Pansurnapitu menjadi salah satu wilayah dengan jumlah rumah terdampak terbanyak. BPBD mencatat 16 rumah mengalami kerusakan di desa tersebut. Sementara di Desa Sitompul, sebanyak 12 rumah warga dilaporkan terdampak.

Satu rumah lainnya berada di Desa Sakkaran. Rumah milik Mangala P Panggabean mengalami kerusakan sedang setelah tertimpa rimbunan pohon bambu.

Menurut Tohom, tak lama usai kejadian pihaknya langsung turun melakukan penanganan di lokasi. Petugas menggunakan mesin pemotong atau chainsaw untuk memotong dan mengevakuasi pohon bambu yang menimpa rumah warga.

Penanganan juga dikoordinasikan dengan Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Utara untuk memastikan kebutuhan warga yang terdampak dapat ditindaklanjuti.

Tohom mengatakan, jumlah rumah terdampak masih berupa data awal. BPBD masih membuka kemungkinan adanya tambahan laporan dari masyarakat setelah proses pendataan di lapangan berlanjut.

Di tengah penanganan dampak angin kencang, BPBD Taput juga menerima laporan kejadian lain. Pada Selasa (22/9), kebakaran melanda sebuah rumah di Desa Sidua Bahal, Kecamatan Purbatua.

Rumah tersebut diketahui milik Linggom Silitonga, 57, dan Tamaria Silitonga, 64. Kebakaran menyebabkan kerugian materi, tetapi tidak menimbulkan korban jiwa.

BPBD Taput masih melakukan pendataan terhadap dampak dan kerugian dari kedua kejadian itu. Koordinasi dengan instansi terkait juga dilakukan untuk membantu penanganan warga yang terdampak.