google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Perampas Motor Ojol Disabilitas di Jamin Ginting Medan Roboh Ditembak

Advertisement

Perampas Motor Ojol Disabilitas di Jamin Ginting Medan Roboh Ditembak

25 Agustus 2026


ANTARASATU.COM | Medan - Polrestabes Medan menangkap M. Arif Matondang, 30, pria asal Tebing Tinggi yang diduga terlibat dalam puluhan kasus pencurian sepeda motor di pelbagai wilayah Sumut. Petugas melumpuhkan tersangka dengan menembak kedua kakinya karena mencoba melawan saat ditangkap.

Kanit JCS Polrestabes Medan Iptu Ramadhani Bimo Setiadi mengatakan, salah satu aksi kejahatan yang memicu perhatian publik adalah perampasan sepeda motor milik pengemudi ojek online (ojol) perempuan penyandang tunarungu berinisial RA di Jalan Jamin Ginting, Medan, pada Minggu (5/7).

"Pelaku pencuri motor driver ojol penyandang tunarungu sudah ditangkap," ujarnya, Selasa (25/8).

Aksi perampasan itu bermula saat korban mengalami kecelakaan setelah disenggol angkutan kota yang melarikan diri. Warga di sekitar lokasi kejadian langsung membawa RA untuk mendapat perawatan medis.

Di tengah situasi tersebut Arif pura-pura hendak membantu korban. Sepeda motor matik milik korban awalnya sempat dititipkan di sebuah salon tak jauh dari lokasi kecelakaan.

Namun, pelaku mendatangi salon tersebut dan meminta kunci kendaraan dengan dalih ingin mengurus keperluan korban. Setelah kunci diserahkan, Arif membawa kabur motor tersebut.

Rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan aksi pelaku tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan pengembangan penyidikan, Arif diketahui merupakan spesialis pencurian sepeda motor yang telah beraksi di banyak daerah.

Polisi mencatat pelaku sudah melakukan 42 kasus yang sama di wilayah hukum Kota Medan, Belawan, Kota Tebing Tinggi dam Kabupaten Deli Serdang. Kemudian di Kabupaten Asahan, Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun.

Akibat tembakan itu kedua kaki tersangka bersarang proyektil peluru. Usai ditangkap, Arif langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk menjalani perawatan medis dan operasi pengangkatan proyektil.