google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Selamatkan Pasokan Nasional, PGN Garap Lapangan Gas Terlantar Sengeti

Advertisement

Selamatkan Pasokan Nasional, PGN Garap Lapangan Gas Terlantar Sengeti

24 Juni 2026


ANTARAsatu.com | JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) kini tengah mengoptimalkan sumber energi yang selama ini terabaikan. Subholding Gas Pertamina itu PGN menyasar stranded gas, cadangan gas bumi yang sebelumnya dianggap kurang ekonomis untuk dikembangkan, di Lapangan Sengeti.

Langkah ini disebut sebagai komitmen PGN memerkuat ketahanan energi nasional. Dengan infrastruktur yang terintegrasi, PGN menggarap potensi gas dari lapangan-lapangan yang sulit dijangkau, kemudian menyalurkannya ke jaringan distribusi gas bumi yang lebih luas.

"Pemanfaatan stranded gas adalah salah satu strategi PGN dalam upaya menyediakan pasokan gas bumi bagi seluruh pelanggan domestik di tengah tantangan yang ada," ungkap Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman dalam keterangan tertulis yang diterima di Medan, Selasa (23/6).

Lapangan Sengeti di Kabupaten Muaro, Jambi, memiliki potensi pasokan gas sekitar 5 MMSCFD (Million Standard Cubic Feet per Day). Meski angkanya terlihat tidak terlalu masif, kontribusinya dinilai sangat krusial bagi keberlangsungan operasional pelanggan industri maupun pembangkit listrik.

PGN memproyeksikan aliran gas dari lapangan itu sudah dapat dinikmati oleh konsumen paling cepat pada kuartal keempat tahun 2028. Selain menjamin kestabilan energi, langkah ini juga menjadi peluang bagi PGN memberi nilai tambah (added value) melalui pengembangan bisnis pemrosesan gas di lapangan tersebut.

"Gas dari Lapangan Sengeti akan menambah pasokan gas pipa. Kami memastikan kesiapan infrastruktur maupun komersial tetap sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku," tambah Fajriyah.

Terobosan yang dilakukan PGN itu tidak hanya berhenti pada pemenuhan kebutuhan domestik. Secara makro, optimalisasi lapangan yang sebelumnya dinilai tidak menarik secara ekonomi ini diharapkan mampu memicu efek domino positif.

Pemerintah menaruh harapan besar bahwa langkah PGN ini dapat mendukung target peningkatan lifting gas bumi nasional. Langkah ini juga diharapkan mampu memacu daya tarik investasi dan mendorong semangat eksplorasi di sektor hulu gas bumi, yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan pemasukan negara.

PGN menegaskan akan terus konsisten mencari berbagai sumber gas bumi (multisource) untuk menjaga keandalan pasokan dengan tetap memprioritaskan sumber daya domestik.

"Lapangan Sengeti menjadi wujud kolaborasi yang sinergis dengan dukungan dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan lainnya untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia," pungkas Fajriyah.