google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Polisi Sweeping Gemot, Begal dan Preman, Balap Liar Ismud Dibubarkan

Advertisement

Polisi Sweeping Gemot, Begal dan Preman, Balap Liar Ismud Dibubarkan

21 Juni 2026


ANTARASATU.COM | MEDAN - Suasana malam di Kota Medan tiba-tiba pecah oleh deru knalpot bising di Jalan Iskandar Muda (Ismud) pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari (21/6). Namun, kehadiran satu unit Tim Patroli Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara dengan cepat memulihkan situasi.

Aksi balap liar yang meresahkan pengguna jalan dibubarkan paksa oleh petugas. Operasi yang berlangsung sepanjang malam itu merupakan bagian dari patroli preventif Polda Sumut mengantisipasi gangguan kamtibmas.

Tim Brimob menyisir sejumlah titik vital, mulai dari kawasan Jalan Balai Kota Kesawan, Jalan Iskandar Muda, Jalan Gatot Subroto, hingga Jalan H. Adam Malik.

"Kehadiran personel Brimob di lapangan merupakan wujud komitmen Polda Sumut memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan.

Menurut Ferry, patroli ini adalah bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan kriminalitas. Fokus utama patroli meliputi antisipasi tawuran warga dan geng motor (gemot) serta balap liar, dan potensi tindak kejahatan jalanan lainnya yang mengganggu ketenangan warga.

Operasi serupa juga dilakukan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Personel gabungan dari Polres, Dit Samapta Polda Sumut, Brimob, dan Satpol PP menggelar patroli skala besar dalam rangkaian Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

Wakapolres Pelabuhan Belawan Kompol Dedy Dharma menegaskan, patroli gabungan ini menyisir hingga ke kawasan Bagan Deli untuk menekan angka premanisme, pungutan liar, hingga aksi begal.

"Kami ingin memastikan situasi keamanan tetap terjaga, baik dari kejahatan jalanan maupun potensi bentrokan antar-kelompok," ungkapnya.

Hingga Minggu pagi, Polda Sumut memastikan situasi di seluruh wilayah patroli terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya aksi premanisme, tawuran, atau kejahatan jalanan lainnya yang menonjol selama operasi berlangsung.

Meski demikian, kepolisian menegaskan tidak akan mengendurkan pengawasan dan mengajak masyarakat untuk proaktif melaporkan setiap potensi gangguan keamanan demi kenyamanan bersama.