google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 CCTV Tuntun Polisi Bekuk Begal Besi Runcing Medan Area

Advertisement

CCTV Tuntun Polisi Bekuk Begal Besi Runcing Medan Area

23 Juni 2026


ANTARASATU.COM | MEDAN - Kasus pembegalan yang menimpa seorang wanita di Jalan Menjangan, Kecamatan Medan Area, Kota Medan akhirnya terungkap. Polisi berhasil meringkus satu dari dua pelaku setelah jejak digital dari kamera pengawas (CCTV) membongkar identitas mereka.

Tersangka yang berhasil diamankan berinisial RS, 21, warga Jalan Sempali, Medan. Ia ditangkap petugas di lokasi persembunyiannya di Jalan Besar Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Ssrdang, setelah satu bulan dalam pengejaran.

Kapolsek Medan Area AKP M. Ainul Yaqin mengatakan, penangkapan ini merupakan hasil dari pendalaman bukti rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian.

"Pelaku berhasil ditangkap di lokasi persembunyiannya setelah kami menelusuri petunjuk dari rekaman CCTV yang merekam jelas aksi mereka," ujarnya, Selasa (23/6).

Peristiwa nahas yang menimpa korban, Njo Siaw Ping, 46, terjadi pada Rabu (13/5) pagi sekitar pukul 06.45 WIB. Saat itu korban melintasi kawasan Jalan Menjangan dengan mengendarai sepeda motor.

Dalam suasana jalanan yang masih sepi, tersangka RS bersama seorang rekannya yang kini berstatus buron, tiba-tiba muncul dari balik semak-semak dan langsung memotong jalur korban.

Tidak hanya menghadang, para pelaku secara brutal menodongkan senjata tajam berupa besi yang telah diruncingkan ke arah korban.
Di bawah ancaman besi tajam tersebut korban tak berdaya dan terpaksa merelakan sepeda motornya dibawa kabur oleh para pelaku.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Khairul Fajri kemudian memimpin penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengendus keberadaan RS. Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui perbuatannya dan menyebutkan nama rekan yang ikut serta dalam aksi pembegalan tersebut.

"Tersangka mengakui melakukan aksi tersebut bersama temannya dengan menggunakan besi tajam untuk mengancam korban," tambah Kapolsek.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lain yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Selain memburu eksekutor, polisi juga terus melacak keberadaan penadah yang diduga menampung sepeda motor hasil curian tersebut.