Ipda Brimen Sihotang (kiri).
ANTARAsatu.com | SERDANG BEDAGAI - Masitoh Ainun Lubis (40) dan suaminya, Radi (43), nyaris tak sanggup lagi menahan lelah. Bersama dua anak mereka, pasangan asal Cipulir, Jakarta Selatan, itu berjalan kaki menyusuri jalanan di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatra Utara, demi bisa pulang ke Ibu Kota.
Keterbatasan biaya membuat perjalanan mereka berubah menjadi kisah perjuangan panjang.
Berawal dari kabar duka yang diterima melalui media sosial, Masitoh dan keluarga berangkat dari Jakarta menuju Medan sekitar dua pekan sebelum hari raya Iduladha untuk berziarah ke makam orangtua mereka.
Namun, kondisi ekonomi membuat perjalanan itu tidak mudah. Mereka hanya mampu membeli tiket bus hingga Bandar Lampung. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan dengan menumpang truk hingga akhirnya tiba di Medan.
“Tadinya kami ingin pulang setelah tiga hari di Medan, tetapi uang sudah habis,” kata Masitoh, Kamis (28/5).
Tanpa ongkos untuk kembali ke Jakarta, keluarga kecil tersebut memilih berjalan kaki. Di tengah perjalanan, mereka sempat mendapat bantuan uang Rp50 ribu dari warga. Uang itu digunakan untuk menumpang angkutan umum hingga wilayah Perbaungan, Sergai.
Namun perjuangan belum selesai. Dari Perbaungan, mereka kembali melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sambil membawa barang seadanya dan menemani dua anak mereka yang masih kecil.
Di tengah perjalanan itulah mereka bertemu dengan personel Polres Sergai, Ipda Brimen Sihotang.
Melihat kondisi keluarga tersebut, Brimen langsung memberi bantuan berupa makanan dan membantu memfasilitasi kepulangan mereka ke Jakarta.
“Kami berharap kehadiran Polri dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam membantu warga yang membutuhkan pertolongan,” ujar Kasat Narkoba Polres Sergai AKP Erickson David.
Setelah mendapat bantuan, Masitoh bersama suami dan kedua anaknya diantar menuju loket Bus ALS di Kampung Pon untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta. Proses keberangkatan turut dibantu pihak bus hingga keluarga tersebut akhirnya dapat pulang ke rumah.
Masitoh mengaku terharu atas bantuan yang diberikan jajaran Polres Sergai.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada kepolisian Polres Sergai yang telah menolong kami sehingga bisa kembali ke Jakarta,” ucapnya.
