Zulfikar, driver ojol korban pembegalan di Jalan Bunga Rinte, Medan Tuntungan, Medan.
ANTARAsatu.com | MEDAN - Kawanan begal kembali beraksi di Kota Medan dan menyasar warga yang beraktivitas pada malam hari. Seorang pengemudi ojek online, atau ojol, bernama Zulfikar kehilangan sepeda motor Honda Supra BK 4979 AKG setelah dibegal di Jalan Bunga Rinte, Kecamatan Medan Tuntungan, Senin (11/5) malam.
Menurut rekan korban, Kang Mus, peristiwa itu terjadi saat Zulfikar sedang menjalankan pesanan makanan. Korban menerima order makanan dari kawasan Pajak Melati dan hendak mengantarkannya ke salah satu kompleks di Jalan Bunga Rinte.
“Dia dapat orderan makanan di daerah Pajak Melati. Mau ngantar ke salah satu komplek di Jalan Bunga Rinte,” kata Kang Mus, Selasa (12/5).
Dalam perjalanan menuju lokasi tujuan, Zulfikar dipepet dua sepeda motor yang ditumpangi empat orang pelaku. Kawanan begal itu kemudian mengacungkan senjata tajam ke arah korban.
Korban yang tinggal di Komplek Rorinata, Desa Sukamaju, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang itu memilih melarikan diri karena kalah jumlah dan takut diserang pelaku.
“Jadi karena diacungkan sajam itu, dia lari,” ujar Kang Mus.
Melihat korban meninggalkan sepeda motornya, para pelaku langsung membawa kabur kendaraan tersebut.
Setelah kejadian, Zulfikar menghubungi rekan-rekannya sesama pengemudi ojol. Korban sudah membuat laporan pengaduan ke Polsek Medan Tuntungan.
Sepanjang 2026, kasus pembegalan terhadap pengemudi ojek online di Medan tercatat berulang. Pada Februari 2026, seorang driver ojol bernama Arsan Ebinsa Harefa dibegal di depan ruko di Jalan Veteran, Helvetia, Labuhan Deli.
Dalam rekaman CCTV, tiga pelaku mengancam korban menggunakan senjata tajam. Para pelaku membawa kabur sepeda motor saat korban sedang menunggu orderan pada dini hari.
Kasus serupa kembali terjadi pada April 2026 di Jalan Industri, Kecamatan Medan Denai. Seorang driver ojol bernama Sutrisno menjadi korban pembegalan oleh delapan pelaku bersenjata tajam yang mengendarai empat sepeda motor.
Aksi kawanan begal itu sempat terekam kamera CCTV warga dan viral di media sosial. Motor korban yang baru seminggu dimiliki dibawa kabur para pelaku.
Selain terhadap ojol, aksi pembegalan di Medan juga menyasar penumpang angkutan umum. Polisi menangkap seorang pelaku begal angkot di Jalan Yos Sudarso, Medan Belawan.
Pelaku sebelumnya menodong seorang perempuan lanjut usia menggunakan pisau dan merampas tas korban di dalam angkot. Polisi menyebut tersangka mengaku telah terlibat dalam tiga aksi begal lainnya di wilayah Medan.
