google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Pisah dari Istri, Agus Salahkan Ibunya dan Bakar Rumah

Advertisement

Pisah dari Istri, Agus Salahkan Ibunya dan Bakar Rumah

19 April 2026

 


ANTARAsatu.com | DELI SERDANG - Suasana Gang Kasirin, Desa Puji Mulio, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, Sumut, mendadak ricuh saat api muncul dari salah satu rumah warga, Sabtu (18/4). Kobaran api itu kemudian diketahui berasal dari ulah Agus Suyanto, pria yang baru sebulan terakhir kembali tinggal di rumah orangtuanya.

Peristiwa itu bermula dari konflik keluarga. Perceraian dengan istri disebut menjadi pemicu Agus, yang kemudian berkembang menjadi kemarahan terhadap ibunya sendiri.

“Tiba-tiba api sudah besar dari dalam rumah, kami langsung keluar minta tolong warga,” kata Yani, adik pelaku.

Saat api mulai membesar, Yani tengah berada di rumah bersama suami dan dua anaknya. Ia mengaku sempat panik ketika api menjalar cepat dari rumah orangtuanya ke bagian rumah miliknya yang berdempetan.

Teriakan minta tolong memecah suasana gang sempit itu. Warga berdatangan membawa ember dan air seadanya untuk mencoba memadamkan api.

Di tengah kepanikan itu, Agus justru terlihat duduk di pinggir parit. Ia menyaksikan kobaran api tanpa berusaha menghentikan atau menolong.

Api dengan cepat melahap bangunan yang sebagian besar berbahan papan dan kayu. Dalam hitungan menit, rumah Yani rata dengan tanah.

Mobil pemadam kebakaran akhirnya tiba dan berhasil menjinakkan api. Namun, kerusakan sudah terlanjur parah dan menyisakan puing-puing hangus.

Kemarahan warga pun memuncak setelah mengetahui pelaku pembakaran adalah penghuni rumah itu sendiri. Agus sempat menjadi sasaran amukan warga sebelum akhirnya diamankan aparat TNI yang tiba di lokasi.

Petugas kemudian menyerahkan Agus ke kepolisian. Ia kini menjalani pemeriksaan di Polsek Sunggal.

Kapolsek Sunggal Kompol Yunus Tarigan membenarkan penangkapan tersebut. Polisi masih mendalami motif dan kondisi kejiwaan pelaku saat kejadian berlangsung.

Dari keterangan keluarga, peristiwa itu tidak terjadi secara tiba-tiba. Beberapa hari sebelumnya, Agus diketahui terlibat cekcok dengan ibunya.

Konflik itu dipicu persoalan rumah tangga Agus yang berujung perpisahan. Ia disebut menyalahkan ibunya atas kegagalan pernikahannya.

Menurut Yani, abangnya itu bahkan menuding sang ibu sebagai pihak yang menjodohkan mantan istrinya dengan pria lain. Tuduhan itu memicu kemarahan yang berlarut.

Ketegangan dalam keluarga itu sempat meningkat dalam beberapa hari terakhir. Agus disebut beberapa kali bahkan mengancam ibunya menggunakan senjata tajam.

Puncaknya terjadi pada Sabtu pagi ketika ia diduga membakar bantal menggunakan korek api. Api kecil itu kemudian membesar dan menjalar ke seluruh bagian rumah.