google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Pertamina Gandeng Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi

Advertisement

Pertamina Gandeng Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi

16 April 2026

 


ANTARAsatu.com | PEKANBARU - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menggandeng Polda Riau untuk memperketat pengawasan distribusi energi. Langkah ini diambil untuk memberantas praktik penyelewengan atau "mafia" BBM subsidi dan LPG agar tepat sasaran ke masyarakat yang membutuhkan.

Komitmen itu dikukuhkan dalam audiensi antara Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, dengan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, di Mapolda Riau, Pekanbaru, Kamis (16/4).

EGM Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, menegaskan bahwa kolaborasi dengan aparat penegak hukum adalah kunci utama dalam menjaga ketahanan energi nasional di wilayah Riau.

“Pertamina terus mengoptimalkan koordinasi dengan Polda Riau guna mendukung kelancaran distribusi energi. Kolaborasi ini penting untuk memastikan layanan kepada masyarakat berjalan tanpa gangguan,” ujar Sunardi.

Selain mengincar para pelaku penyimpangan distribusi, pertemuan itu juga membahas pengamanan ketat pada Objek Vital Nasional (Obvitnas) yang dikelola Pertamina.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw menambahkan, pengawasan di lapangan akan ditingkatkan secara sistematis.

“Kami berkomitmen memastikan penyaluran BBM dan LPG sesuai ketentuan. Dukungan kepolisian sangat krusial untuk menciptakan iklim distribusi yang kondusif dan mencegah adanya kebocoran di lapangan,” kata Fahrougi.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyatakan kesiapan jajarannya menindak tegas setiap bentuk penyimpangan. Ia memastikan personelnya akan turun langsung melakukan pengawasan bersama Pertamina.

“Polda Riau siap mendukung pengamanan Obvitnas dan memastikan distribusi energi lancar. Kami akan terus melakukan pengawasan bersama guna mencegah adanya penyimpangan, sehingga kebutuhan energi masyarakat terpenuhi dengan baik,” tegasny.

Sinergi ini diharapkan mampu mempersempit ruang gerak oknum yang mencoba menimbun atau menyalahgunakan BBM bersubsidi di wilayah Bumi Lancang Kuning.