google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Listrik Diputus Barak Dibakar, Polisi Kembali Gelar Operasi Narkoba di Kawasan Jermal

Advertisement

Listrik Diputus Barak Dibakar, Polisi Kembali Gelar Operasi Narkoba di Kawasan Jermal

13 Januari 2026

 

Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak (tengah) saat memimpin operasi narkoba di kawasan Jermal, Minggu (11/1).


ANTARAsatu.com | DELISERDANG - Polrestabes Medan kembali menggelar operasi besar-besaran di kawasan Jalan Jermal 15 Ujung dan Jalan Keramat Indah Ujung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, dengan memutus aliran listrik dan membakar barak-barak narkoba. Penindakan itu dilakukan pada Sabtu (10/1) malam hingga Minggu (11/1) dini hari sebagai bagian dari upaya membersihkan basis peredaran narkotika dan perjudian.


Operasi tersebut dipimpin langsung Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak bersama Wakapolrestabes Medan AKBP Rudy Silaen dan Kabag Ops AKBP Pardamean Hutahaean. Kegiatan melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, Brimob Polda Sumut, BNN Provinsi Sumatera Utara, serta Satpol PP.


Jean Calvijn menyatakan kawasan Jermal 15 selama ini dikenal sebagai lokasi kartel narkoba dan perjudian yang kerap memicu perlawanan terhadap petugas.


"Lokasi itu harus berubah. Tidak boleh lagi ada ruang bagi bandar narkoba dan perjudian," ungkapnya, Selasa (13/1).


Usai apel kesiapan, personel dibagi menjadi tiga tim untuk memastikan penindakan berjalan menyeluruh. Tim pertama dipimpin Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto dengan fokus pra rekonstruksi tindak pidana perjudian dan patroli preventif.


Tim kedua dipimpin Wakasat Resnarkoba AKP Marvel Stefanus Arantes Ansanay untuk penanganan kasus narkotika. Tim ketiga melakukan rayonisasi dan patroli di sekitar lokasi.


Pra rekonstruksi perjudian dilakukan di tiga titik di kawasan Jermal 15. Di Gang Dejo diperagakan 11 adegan yang menggambarkan persiapan hingga pengamanan lokasi judi.


Di Gang Jow-Jow, pra rekonstruksi berlangsung dengan 15 adegan yang memperlihatkan alur transaksi dan perputaran uang. Rekonstruksi ditutup di Simpang Dolar dengan empat adegan terkait pengamanan hasil perjudian.


Sementara itu, Tim 2 melaksanakan pra rekonstruksi narkotika di dua titik di Jalan Keramat Indah Ujung. Dalam kegiatan tersebut diperagakan sistem penjagaan barak, peran pelaku, serta mekanisme transaksi narkoba secara tertutup.


Setelah pra rekonstruksi, petugas merobohkan dan membakar sejumlah barak narkoba serta memutus aliran listrik untuk mencegah aktivitas ilegal kembali beroperasi. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir dengan apel konsolidasi dini hari, dengan situasi dilaporkan aman dan terkendali.


Polrestabes Medan memastikan operasi serupa akan terus digelar secara berkelanjutan di wilayah rawan.