![]() |
| PT Pelindo Regional 1 memberikan santunan kepada 50 anak yatim piatu dari lingkungan sekitar operasional perusahaan. |
Kegiatan dengan mengusung tema "Berbagi Berkah Menjaga Keselamatan Pelabuhan" yang turut dihadiri oleh jajaran manajemen, perwakilan anak usaha, pekerja Pelindo Regional 1, serta anak-anak yatim piatu dari lingkungan sekitar perusahaan tersebut berlangsung di Masjid Al Munawarah Pelindo Regional 1, Senin (27/7/2026).
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh M. Nadif, dilanjutkan dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Ustaz Dedek Husairi, M.Pd., serta doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan seluruh insan Pelindo, kelancaran operasional pelabuhan, dan keberkahan bagi perusahaan maupun masyarakat.
Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat.
Menurutnya, keselamatan dilingkungan pelabuhan tidak hanya diwujudkan melalui penerapan standar operasional dan budaya K3, tetapi juga melalui ikhtiar spiritual dengan memohon perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT.
"Melalui pengajian, doa bersama, dan santunan kepada anak yatim piatu ini, kami berharap seluruh aktivitas kepelabuhanan di Pelindo Regional 1 senantiasa diberikan keselamatan, kelancaran, dan keberkahan. Semoga kebersamaan ini juga mempererat tali silaturahmi antara perusahaan dengan masyarakat," ujar Jonedi, dalam keterangan tertulis dikutip, Selasa (28/7/2026).
![]() |
| Pelindo Regional 1 juga memberikan santunan kepada 50 anak yatim piatu nonmuslim di Panti Asuhan Elshadai di jl. Rawe No.35 Tangkahan Kec Medan Labuhan |
"Langkah ini menjadi wujud komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama," terang Jonedi.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pelindo Regional 1 berharap dapat menumbuhkan semangat berbagi, mempererat kebersamaan, serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan perusahaan.
Selain itu, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan operasional pelabuhan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia, tetapi juga oleh doa, kepedulian, dan sinergi seluruh pihak dalam mewujudkan pelabuhan yang aman, andal, dan berkelanjutan. ***


