![]() |
| Menara tower PT Pelindo (foto: Instagram) |
Informasi tersebut disampaikan perseroan melalui surat pemberitahuan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang ditandatangani Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo Ali Sodikin, pada Selasa (28/7/2026).
"Masa jabatan anggota-anggota Dewan Komisaris sebagaimana dimaksud terhitung mulai tanggal 27 Juli 2026," tulis Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo Ali Sodikin dalam keterbukaan informasi, dikutip Jumat (31/7/2026).
Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa penambahan dua anggota Dewan Komisaris, Ubaidillah Amin dan Hambra mengacu pada Salinan Keputusan Para Pemegang Saham PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Nomor 355 Tahun 2026 dan SK.124/DI-DAM/DU/2026 tentang pengangkatan anggota Dewan Komisaris Perseroan.
Berikut Profil Kedua Dewan Komisaris Baru Pelindo
- Profil Hambra
Hambra saat ini menjabat sebagai Deputi Bidang Fasilitasi dan Sinergi Pembangunan Badan Pengelola BUMN (BP BUMN). Ia menduduki jabatan tersebut sejak 24 Februari 2026 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 14/TPA Tahun 2026.
Sebelum bergabung dengan BP BUMN, Hambra telah lama berkarier di lingkungan BUMN. Ia menjabat sebagai Wakil Direktur PT Pelabuhan Indonesia (Persero) pada 2024–2025, setelah sebelumnya menjadi Wakil Direktur PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) selama periode 2019–2024.
Selain itu, kariernya di Kementerian BUMN juga mencakup posisi Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis (2016–2019), Staf Ahli Bidang Komunikasi Strategis dan Hubungan Industrial (2015–2016), serta Kepala Biro Hukum (2014–2015).
Pria kelahiran Ketapang, 10 Oktober 1968, itu meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Pattimura Ambon pada 1994 dan menyelesaikan Magister Humaniora di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2010.
- Profil Ubaidillah Amin
Ubaidillah Amin atau yang akrab disapa Gus Ubaid bukan sosok baru di lingkungan Pelindo. Ia sebelumnya pernah menjabat sebagai Komisaris PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) pada 2021–2023 dan Komisaris PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) pada 2019–2021.
Di luar sektor BUMN, Gus Ubaid dikenal sebagai tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU). Saat ini ia juga menjabat sebagai Staf Teknis Menteri Kesehatan RI sejak 2021 serta dipercaya sebagai Penasihat Khusus Archipelagic and Island States (AIS) Forum.
Kariernya di pemerintahan dimulai sebagai Tim Khusus Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan pada 2015–2016. Selanjutnya, ia menjadi Tim Khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman pada 2016–2019, kemudian Staf Khusus Menteri Agama RI pada 2019–2020.
Sisi pendidikan, Gus Ubaid menempuh studi di berbagai perguruan tinggi. Ia menyelesaikan pendidikan pascasarjana di Universitas Airlangga pada 2023, setelah sebelumnya menempuh pendidikan di Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang pada 2016–2020.
Tak hanya itu, ia juga pernah belajar di Al Azhar University pada 2004–2009, IAIN Sunan Ampel Surabaya pada 2004, STMIK AKAKOM pada 2001–2002, serta mengikuti program di UPT Universitas Gadjah Mada pada 2000–2001.

