ANTARASATU.COM | MEDAN - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memperkuat monitoring operasional distribusi BBM di seluruh wilayah kerjanya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran energi kepada masyarakat tetap berjalan optimal serta menjaga keandalan pasokan di tengah berbagai dinamika lapangan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw menjelaskan, penguatan monitoring menyeluruh ini bertujuan agar setiap perkembangan operasional dapat direspons dengan cepat.
"Kami terus memperkuat monitoring di seluruh wilayah operasional Regional Sumbagut. Upaya ini tidak hanya difokuskan pada wilayah yang sebelumnya mengalami peningkatan kebutuhan maupun penyesuaian distribusi, tetapi juga di seluruh area layanan agar keandalan pasokan BBM tetap terjaga," ungkapnya, Senin (20/7).
Di Provinsi Aceh, Pertamina mengoptimalkan operasional Integrated Terminal Lhokseumawe dan Fuel Terminal Krueng Raya. Jam layanan terminal ditingkatkan dari rata-rata 8 jam menjadi 14 jam per hari, termasuk tetap beroperasi pada hari Minggu.
Frekuensi pengiriman mobil tangki juga dinaikkan hingga sekitar 65% untuk mempercepat distribusi serta memaksimalkan skema alih suplai antar terminal. Sementara di Provinsi Riau, pemantauan stok dan distribusi dilakukan secara berkala melalui jalur logistik utama.
Termasuk Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) menuju Fuel Terminal dan SPBU. Di Provinsi Kepulauan Riau, Pertamina memastikan stok BBM dalam kondisi aman dengan pengawasan berkesinambungan di seluruh wilayahnya.
Pertamina pun meningkatkan koordinasi lintas fungsi serta bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas dan pemangku kepentingan terkait. Sinergi dengan seluruh pihak dinilai menjadi kunci dalam menjaga keandalan distribusi energi.
Fahrougi memastikan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan langkah-langkah antisipatif agar masyarakat tetap memperoleh layanan energi yang aman, lancar dan berkelanjutan. Namun dia mengimbau masyarakat untuk tetap melakukan pembelian BBM di SPBU resmi sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying.
"Pasokan energi kita saat ini dalam kondisi aman," tegasnya.
