google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Eks Pj Wali Kota Banda Aceh Kunjungi Agrobisnis Aren di Pesantren Al Hidayah untuk Dikembangkan Di Aceh

Advertisement

Eks Pj Wali Kota Banda Aceh Kunjungi Agrobisnis Aren di Pesantren Al Hidayah untuk Dikembangkan Di Aceh

Editor: Dyan Putra
20 Juli 2026

Almuniza Kamal bersama Pimpinan Pesantren Al Hidayah, Ustadz Khairul Ghazali, memperlihatkan produk-produk olahan aren di depan Rumah Aren Al-Hidayah, Deli Serdang. (ist)
ANTARAsatu.com | DELI SERDANG – Mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh, Almuniza Kamal, melakukan kunjungan studi banding ke pusat agrobisnis Aren di Pesantren Al Hidayah, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (19/7/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari pengembangan tanaman aren sebagai tanaman konservasi yang memiliki manfaat ekologis sekaligus bernilai ekonomi.

Kedatangan Almuniza Kamal disambut langsung oleh Pimpinan Pesantren Al Hidayah, Ustadz Khairul Ghazali, yang memaparkan pengembangan budidaya aren mulai dari pembibitan, penanaman hingga pengolahan berbagai produk turunannya. Rumah Aren Al-Hidayah yang berada di bawah binaan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi salah satu pusat pembelajaran pengembangan komoditas aren berbasis pesantren.

Kunjungan ini merupakan bagian dari studi banding untuk menggali praktik terbaik pengembangan tanaman aren sebagai tanaman konservasi yang akan diterapkan di sejumlah kawasan di Aceh yang terdampak banjir besar pada tahun 2025.

"Kami datang untuk belajar dari pengalaman Pesantren Al Hidayah dalam mengembangkan aren secara terpadu. Harapannya, konsep ini dapat diterapkan di Aceh sebagai bagian dari rehabilitasi kawasan hulu dan daerah aliran sungai, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi berbasis aren," ujar Almuniza Kamal.

Menurutnya, tanaman aren memiliki sistem perakaran yang kuat sehingga mampu menjaga struktur tanah, meningkatkan infiltrasi air, mengurangi erosi, serta mendukung upaya mitigasi bencana banjir di masa mendatang.

Sementara itu, Ustadz Khairul Ghazali menjelaskan bahwa Pesantren Al Hidayah telah mengembangkan ribuan bibit aren sebagai bagian dari program konservasi lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain menghasilkan produk bernilai ekonomi seperti gula aren, kolang-kaling, dan berbagai olahan lainnya, aren juga dinilai sangat efektif dalam menjaga kelestarian tanah dan sumber daya air. ***