ANTARAsatu.com | MEDAN - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) merayakan hari ulang tahunnya yang ke-61 dengan menegaskan komitmennya memperkuat infrastruktur gas bumi nasional.
Subholding Gas Pertamina itu mencatat sejumlah pencapaian strategis dalam setahun terakhir. Mulai dari penguatan pasokan, pengembangan LNG, hingga ekspansi jaringan energi rendah emisi di berbagai wilayah Indonesia.
"Selama 61 tahun, PGN terus bertransformasi untuk memastikan gas bumi selalu hadir bagi masyarakat melalui diversifikasi pasokan, penguatan infrastruktur, inovasi layanan, dan komitmen terhadap implementasi aspek ESG," ungkap Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman, melalui keterangan tertulis yang diterima Selasa (13/5).
Dari sisi infrastruktur, PGN menambah sekitar 230 kilometer jaringan pipa baru untuk memperluas akses energi gas bumi. Kini PGN mengelola lebih dari 95% infrastruktur gas bumi nasional dengan jaringan pipa sepanjang lebih dari 33.490 kilometer.
Mencakup wilayah operasional di 18 provinsi dan 78 kota atau kabupaten dengan pangsa pasar saat ini melampaui 91%. Dari sisi operasional, volume penyaluran gas bumi PGN mencapai 777 BBTUD dengan volume transmisi gas sebesar 1.539 MMSCFD pada Triwulan I 2026.
Pencapaian itu diraih di tengah tantangan dinamika ekonomi nasional maupun global. Dalam pengembangan LNG, PGN untuk pertama kalinya melaksanakan penerimaan kargo LNG melalui FSRU Jawa Barat.
PGN juga menyelesaikan revitalisasi Tangki LNG Arun F-6004 berkapasitas 127.000 m³. Siap melayani pasar Asia Tenggara dan Asia Selatan sebagai bagian dari pengembangan bisnis LNG Hub.
Untuk mengamankan pasokan jangka panjang, PGN juga aktif menggali potensi dari berbagai sumber baru. Termasuk Blok Masela, Andaman, WK Tungkal, pengembangan Coalbed Methane di Muara Enim, hingga biomethane.
Sejumlah perjanjian strategis juga telah ditandatangani, di antaranya dalam forum IPA Convex 2025 dan HOA LNG Blok Masela bersama INPEX Masela. PGN juga memperluas layanan beyond pipeline melalui Compressed Natural Gas (CNG) retail sebagai solusi energi bagi wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa.
Ekspansi layanan CNG dilakukan di berbagai wilayah, termasuk Medan melalui pembangunan mother station CNG dan Bandung. Terutama untuk memenuhi kebutuhan sektor industri, komersial, UMKM, hingga hotel, restoran dan kafe.
Di sektor rumah tangga, sambungan gas PGN kini telah melampaui 820.000 Sambungan Rumah (SR). Dengan perluasan jargas ke kawasan hunian modern, seperti Wisma Atlet Kemayoran, Jatengland dan BSB City.
Kinerja juga mendapat pengakuan internasional dengan masuknya PGN dalam jajaran 50 perusahaan terbuka dengan tata kelola terbaik di ASEAN. Begitu pula menjadi lima perusahaan terbaik di Indonesia dalam ASEAN Corporate Governance Awards 2025.
Bahkan PGN masuk dalam daftar 500 perusahaan terbaik Asia-Pasifik versi Majalah TIME.
"Ke depan, PGN berkomitmen untuk terus memperkuat integrasi infrastruktur gas bumi nasional, mendukung transisi energi nasional, serta menjaga keberlanjutan bisnis guna mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi Indonesia," tutup Fajriyah.
