ANTARAsatu.com | PADANG - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat standar keamanan operasional di wilayah Sumatera Barat. Langkah ini dilakukan melalui Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat yang digelar di SPBU 14.251.520, Jalan By Pass Tanjung Aur, Koto Tangah, Kota Padang, Sumatra Barat.
Simulasi yang dilaksanakan pada Rabu (6/5) ini mengambil skenario kritis berupa kebakaran satu unit sepeda motor di area pulau pompa. Insiden dipicu oleh kebocoran tangki bahan bakar yang menyambar mesin dan menimbulkan percikan api saat kendaraan dinyalakan.
Region Manager Health, Safety, Security and Environment (HSSE) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Agoeng Priyanto mengungkapkan, latihan ini sangat krusial untuk menguji respons awal petugas di garis depan.
"Kami fokus pada kemampuan respons awal di tingkat SPBU, sehingga setiap operator dan petugas memiliki kesiapan dalam melakukan tindakan cepat, tepat, dan sesuai prosedur saat menghadapi kondisi darurat," katanya.
Dalam simulasi tersebut petugas SPBU mempraktikkan prosedur Emergency Response secara sistematis. Mulai dari penghentian operasional lewat emergency shut-off, pemadaman api menggunakan APAR dan APAB, hingga evakuasi korban ke area aman.
Kesiapsiagaan ini juga didukung oleh pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan area benar-benar bersih dari potensi api tersisa.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan rasa aman kepada publik.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap potensi risiko di SPBU telah diantisipasi dengan sistem, prosedur, dan kesiapan personel yang terstandar," katanya.
Selain melibatkan personel internal SPBU, simulasi ini turut memperkuat sinergi lintas sektor. Yakni dengan menggandeng pemadam kebakaran, kepolisian, TNI serta fasilitas kesehatan terdekat.
Kehadiran para pengawas SPBU dari berbagai lokasi di Kota Padang juga menjadikan agenda ini sebagai sarana evaluasi dan pembelajaran bersama. Untuk menjaga keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan di seluruh wilayah operasional Pertamina.
