google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Polisi Selidiki Helens Medan Buntut Video Para Pengunjung Tergeletak

Advertisement

Polisi Selidiki Helens Medan Buntut Video Para Pengunjung Tergeletak

07 April 2026

 

Tangkapan layar klip video para pengunjung tergeletak di Helens Medan.

ANTARAsatu.com | MEDAN – Jagat maya baru-baru ini digegerkan oleh unggahan video singkat yang merekam suasana di Helens Night Mart Medan, Jalan Setia Budi, Medan. Dalam potongan klip itu para pengunjung tampak tergeletak di lantai.

Merespons hal tersebut Polrestabes melakukan penyelidikan di lokasi pada Senin (6/4/2026). Tidak sendirian, polisi juga menggandeng Bea Cukai menyisir setiap sudut ruangan tempat hiburan malam tersebut.

Petugas melakukan sinkronisasi antara visual dalam video yang viral dengan kondisi lapangan. Polisi juga masih menemukan sisa-sisa jejak muntahan yang diduga kuat berasal dari para pengunjung yang tumbang dalam video tersebut.


Fokus penyelidikan kini mengarah pada kandungan cairan yang dikonsumsi pengunjung. Kasatresnarkoba Polrestabes Medan Kompol Rafli Yusuf Nugraha menyatakan pihaknya tengah melakukan pendalaman serius. Termasuk memeriksa stok minuman beralkohol yang tersedia di HNM.

“Kami bersama Bea dan Cukai tengah melakukan pendalaman. Ada beberapa ruangan yang kami periksa, termasuk pemeriksaan terhadap minuman dengan kandungan alkohol di sana,” ungkapnya, Selasa (7/4/2026).

Isu yang berkembang di lapangan, Helens Medan diduga menjajakan minuman keras (miras) oplosan dengan kadar alkohol tinggi. Untuk menghindari kecurigaan, botol minuman ditempeli label cukai palsu agar terlihat legal.


Namun hal itu masih sebatas dugaan sebab hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan. Termasuk menelusuri pihak-pihak penyuplai minuman ke Helens Medan.

Kompol Rafli memastikan pihaknya akan memberi tindakan tegas jika ditemukan praktik penyalahgunaan narkotika atau peredaran miras ilegal di tempat tersebut.

“Penyelidikan masih terus berjalan. Jika nantinya ditemukan adanya praktik penyalahgunaan narkoba atau pelanggaran hukum lainnya, tindakan tegas pasti kami lakukan,” katanya.

Pihak manajemen Helens Medan sendiri belum memberi keterangan resmi terkait insiden pengunjung yang tumbang massal di lokasi usaha mereka.