Penemuan mayat wanita di Gang Seroja, Medan Denai, Medan, Selasa (10/3).
ANTARAsatu.com | MEDAN - Polisi telah menangkap dua remaja terduga pelaku pembunuhan terhadap seorang wanita yang mayatnya ditemukan di dalam boks kontainer plastik di Gang Seroja, Jalan Menteng VII, Medan Denai, Kota Medan. Penangkapan hanya berselang beberapa jam setelah penemuan mayat yang sempat menggemparkan warga tersebut.
"(Pelaku pembunuhan) Sudah diamankan dan saat ini masih dalam proses pengembangan," ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto, Kamis (12/3).
Dia menjelaskan, dari hasil penyelidikan, jenazah yang ditemukan di Medan Denai adalah seorang wanita bernama Rahmadani Siagian, 20. Dia menjadi korban pembunuhan yang melibatkan dua orang remaja.
"Pelakunya ada dua orang, keduanya masih remaja," ujar Bayu.
Kedua terduga pelaku berinisial SHR dan SAN yang sama-sama masih berusia 19 tahun. Mereka sudah diamankan dari dua lokasi berbeda pada hari yang sama setelah penemuan mayat.
Penangkapan bermula dari pemeriksaan rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi pembuangan mayat. Dalam rekaman, terlihat SHR mengemudikan sepeda motor dengan mengenakan atribut ojek online (ojol).
Sementara itu, SAN diduga kuat sebagai pelaku utama sekaligus kekasih korban. SAN berperan memegang boks kontainer plastik berisi mayat korban saat dibonceng oleh SHR menuju pinggir sungai di Gang Seroja.
Keduanya kemudian ditangkap masing-masing di Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Deli Ssrdang, dan di Jalan Flamboyan Raya, Kecamatan Medan Tuntungan, Medan. Saat ini polisi masih mendalami motif di balik aksi keji tersebut.
Kasua pembunuhan ini terungkap setelah warga Gang Seroja menemukan boks kontainer plastik di pinggiran sungai pada Selasa (10/3) sekitar pukul 13.00 WIB. Warga sempat mengira boks tersebut adalah sampah sehingga ada yang ingin mengambilnya untuk keperluan rumah tangga.
Namun saat didekati terlihat ada bercak darah dan setelah dibuka ternyata boks itu berisi mayat yang terbungkus goni plastik. Saat ditemukan, mayat korban dalam posisi tertekuk ke depan tanpa busana.
