Evakuasi jasad Bagus Prayoga.
ANTARAsatu.com | DELI SERDANG - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Bagus Prayoga yang dilaporkan tenggelam di Sungai Sei Belawan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (14/3) sore.
"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban sudah dievakuasi dan langsung diserahkan ke pihak keluarga," ungkap Kepala Basarnas Medan Hery Marantika, Sabtu (14/3) malam.
Peristiwa nahas itu bermula saat Bagus, yang merupakan warga sekitar lokasi, sedang mandi-mandi bersama beberapa rekannya di area Bendungan PDAM, Desa Sei Beras Sekata, Kecamatan Sunggal, sekitar pukul 15.00 WIB. Saat asyik berenang, korban diduga terseret arus sungai yang cukup kuat hingga tenggelam dan tidak lagi muncul ke permukaan.
Melihat rekannya hilang ditelan arus, teman-teman korban segera meminta bantuan kepada warga setempat. Upaya pencarian mandiri oleh warga sempat dilakukan selama beberapa jam, namun tidak membuahkan hasil.
Laporan kemudian diteruskan oleh warga ke Kantor Basarnas Medan. Hery mengatakan, setelah menerima laporan itu pihaknya segera mengerahkan satu tim Rescue berkekuatan tujuh personel menggunakan unit Rescue Car Double Cabin.
"Kami menerima laporan dari masyarakat pada sore hari dan langsung mengerahkan tim menuju lokasi kejadian untuk melakukan assessment dan operasi pencarian," terangnya.
Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Basarnas, TNI/Polri, serta dibantu masyarakat setempat, langsung melakukan penyisiran di sekitar titik awal korban dilaporkan hilang. Pencarian intensif itu akhirnya membuahkan hasil pada pukul 18.46 WIB.
Jasad pelajar berusia 13 tahun itu ditemukan tidak jauh dari lokasi awal kejadian. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR berakhir dan seluruh unsur yang terlibat telah kembali ke kesatuan masing-masing.
Pihak Basarnas mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar aliran sungai. Terutama saat kondisi arus sedang tidak stabil.
