google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 WARISAN BUDAYA: Datangi Gibran, IMSU Usul Pemerintah Bawa Ulos ke UNESCO

Advertisement

WARISAN BUDAYA: Datangi Gibran, IMSU Usul Pemerintah Bawa Ulos ke UNESCO

08 Februari 2026

 


ANTARAsatu.com | JAKARTA - Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara mendatangi Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Minggu (8/2), untuk mengusulkan pengajuan Ulos ke UNESCO. PB IMSU juga mengajukan penetapan Hari Ulos Nasional sebagai bagian dari penguatan pelestarian budaya Sumatera Utara.


Pertemuan tersebut dipimpin langsung Ketua Umum PB IMSU Lingga Pangayumi Nasution dan membahas pelestarian Ulos sebagai warisan budaya bangsa. Upaya tersebut diarahkan tidak hanya melalui pendekatan tradisional, tetapi juga melalui pemanfaatan teknologi termasuk Artificial Intelligence.


“Merawat warisan budaya tidak cukup hanya dengan menjaga, tetapi juga dengan memodernisasi cara menjaganya. Ulos harus hidup tidak hanya di tenunan tangan, tetapi juga masuk dalam ruang digital,” kata Ketua Umum PB IMSU Lingga Pangayumi Nasution.


Lingga menyampaikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi inisiatif PB IMSU dalam mengangkat nilai filosofis dan kultural Ulos. Apresiasi tersebut disampaikan sebagai bagian dari komitmen menjaga dan mengembangkan kebudayaan nasional sebagaimana arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto.


Dalam pertemuan itu, PB IMSU juga menyampaikan bahwa Wakil Presiden mendukung pengajuan Ulos sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO. Dukungan tersebut diberikan seiring posisi Ulos yang saat ini telah masuk dalam daftar tunggu pengajuan di UNESCO.


PB IMSU turut mengusulkan penetapan 17 Oktober sebagai Hari Ulos Nasional. Usulan tersebut merujuk pada tanggal penetapan Ulos sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 17 Oktober 2014.


Usulan Hari Ulos Nasional diarahkan menjadi momentum nasional tahunan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pelestarian Ulos seperti halnya Hari Batik Nasional.


PB IMSU menilai mahasiswa memiliki peran strategis sebagai penghubung antara tradisi dan teknologi. Peran tersebut ditempatkan sebagai bagian dari kolaborasi generasi muda dan pemerintah dalam menjaga relevansi warisan budaya di era digital.


Lingga Pangayumi Nasution merupakan Ketua Umum PB IMSU dan kader Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Jakarta Selatan. Ia menulis buku Jejak Islam di Mandailing Sejarah Peran dan Fungsi Ulama serta buku biografi ulama di Bumi Gordang Sambilan.