google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Hoaks Medsos, Vihara Thai Seng Hut Co di Binjai Merasa Difitnah terkait Musik DJ dan Perdukunan

Advertisement

Hoaks Medsos, Vihara Thai Seng Hut Co di Binjai Merasa Difitnah terkait Musik DJ dan Perdukunan

28 Februari 2026

 

Tangkapan layar rekaman CCTV saat Vihara Qi Thien Da Seng didatangi massa yang mengaku warga, memerotes perayaan Imlek di vihara itu.


ANTARAsatu.com | BINJAI – Pihak Vihara Thai Seng Hut Co di Lingkungan IV, Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Sumut, secara tegas membantah berbagai tudingan miring yang viral di media sosial. Narasi yang menyebutkan adanya penggunaan musik DJ hingga praktik perdukunan selama perayaan Imlek di vihara tersebut dipastikan sebagai fitnah.


Pemuka agama Vihara Thai Seng Hut Co, Suhu Elton, menegaskan bahwa konten tersebut telah mencemarkan nama baik tempat ibadah mereka. Ia memastikan tidak ada aktivitas musik DJ, apalagi kegiatan yang berlangsung hingga dini hari.


“Tidak ada musik DJ di vihara, dan tidak ada kegiatan sampai pukul 05.00 WIB seperti yang disebutkan. Itu tidak benar,” tegas Suhu Elton, Kamis (26/2), lansir mistar.id.


Selain masalah kebisingan, Suhu Elton juga membantah keras tuduhan praktik perdukunan. Ia menjelaskan bahwa kegiatan di vihara murni bersifat spiritual melalui doa bersama untuk memohon bantuan Dewa bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.


“Kami menjalankan spiritualitas, berdoa tanpa pamrih untuk membantu sesama. Saya tidak terima disebut melakukan perdukunan,” ucapnya.


Ia juga menambahkan bahwa di lingkungan vihara dilarang keras mengonsumsi minuman keras atau alkohol. Hal ini sejalan dengan ajaran Dewa Sun Go Kong yang dihormati di vihara tersebut, yang menganjurkan pola hidup vegetarian.


Terkait petasan dan kembang api, pihak vihara menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari tradisi budaya Imlek yang hanya dilakukan selama 20 menit pada pukul 22.30 WIB. Namun, sekitar pukul 23.00 WIB, sekelompok orang yang diklaim bukan warga asli lingkungan sekitar datang melakukan protes.


Padahal, menurut Suhu Elton, warga terdekat di Lingkungan IV, I, dan VI tidak ada yang berkeberatan. Pihak vihara pun telah meminta izin dari warga setempat dan menyampaikan pemberitahuan ke pihak kepolisian.


“Acara kami hanya open house dan makan bersama. Kami sudah membatasi waktu. Harapannya, semua pihak bisa saling menghormati dan menjaga toleransi antarumat beragama. Semua prosedur sudah kami lengkapi,” katanya.


Vihara Thai Seng Hut Co, yang dikenal juga sebagai Vihara Qi Thien Da Seng tercatar resmi berdiri pada 15 September 2022. Vihara dipimpin oleh Suhu Elton Hotman yang menjabat sebagai ketua yayasan.