google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Gemar Minta Duit Proyek, Bupati Deliserdang Copot Tiga Pejabat Disdik Sekaligus

Advertisement

Gemar Minta Duit Proyek, Bupati Deliserdang Copot Tiga Pejabat Disdik Sekaligus

17 Januari 2026

 

Kantor Dinas Pendidikan Deliserdang. (MOL/GN)


ANTARAsatu.com | DELISERDANG - Bupati Deliserdang Asriludin Tambunan mencopot dan memindahkan tiga pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang setelah menerima laporan dugaan permintaan fee proyek sebesar 18–20% kepada rekanan. Ketiganya langsung dimutasi ke kecamatan dan berstatus nonjob.


Tiga pejabat yang dicopot masing-masing Mujiono, sebelumnya Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Disdik Deliserdang, dimutasi menjadi staf di Kantor Camat Galang. Suwandi Napitupulu yang menjabat Kepala Seksi Peserta Didik SMP dipindahkan ke Kantor Camat STM Hulu, sementara Seh Muli Pinem yang menjabat Kepala Seksi Kurikulum SMP dimutasi ke Kantor Camat Bangun Purba.


Dikutip dari metro-online.co, Sabtu (17/1/2026), Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan sekaligus Sekretaris Disdik Deliserdang, Samsuar Sinaga, membenarkan pemindahan tersebut.


"Iya, sudah dipindah tugaskan ke sejumlah kecamatan," kata Samsuar, Selasa (13/1/2026).


Pemindahan dilakukan atas perintah langsung Bupati Deliserdang setelah laporan dugaan praktik jual beli proyek diterima. Bupati juga memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap ketiga pejabat tersebut.


Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ketiganya diduga terlibat dalam praktik pengaturan proyek di lingkungan Disdik Deliserdang dengan meminta imbalan fee dari pihak swasta atau rekanan. Dugaan itu menguat setelah ditemukan pola permintaan jatah proyek di sejumlah kegiatan.


Menindaklanjuti temuan tersebut, Bupati Asriludin Tambunan melakukan inspeksi mendadak ke Dinas Pendidikan. Dari hasil sidak, sejumlah pejabat yang diduga terlibat langsung dicopot dari jabatannya.


Tidak hanya tiga pejabat tersebut, seorang pejabat lain yang sebelumnya disebut sebagai bagian dari tim sukses kepala daerah dan baru diangkat dari jabatan kepala sekolah SMP menjadi sekretaris dinas serta kepala seksi juga ikut dicopot. Pencopotan dilakukan karena yang bersangkutan dinilai turut membuat kegaduhan dalam pengelolaan proyek di lingkungan dinas.


Pemerintah Kabupaten Deliserdang menyatakan akan melanjutkan penanganan kasus ini sesuai ketentuan yang berlaku. Pemeriksaan internal masih berlangsung untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam praktik dugaan korupsi di Dinas Pendidikan.