google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Seorang Wanita Tewas dengan Pistol Polisi Mantan di Bumi Asri Medan

Advertisement

Seorang Wanita Tewas dengan Pistol Polisi Mantan di Bumi Asri Medan

03 Agustus 2026

Rumah tempat terjadinya peristiwa.

ANTARASATU.COM | MEDAN - Seorang wanita berinisial W, 35, alias Lauren, ditemukan tewas di dalam kamar mandi rumah mantan suaminya di Kompleks Perumahan Bumi Asri, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Minggu (2/8), sekitar pukul 16.30 WIB. Korban diduga meninggal akibat luka tembak dari senjata api dinas milik mantan suaminya, Brigadir I, yang merupakan anggota Polsek Medan Sunggal.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan, korban mendatangi rumah mantan suaminya dengan maksud untuk membicarakan kemungkinan rujuk kembali. Namun di tengah kunjungan itu korban diduga mengambil senjata api milik Brigadir I secara diam-diam.

"Saat berada di rumah itu, Wyg diduga mengambil senjata api milik Brigadir I yang disimpan di dalam tas di atas meja. Tanpa diketahui pemilik senjata, Wyg kemudian masuk ke kamar mandi," ungkap Ferry, Senin (3/8).

Tidak lama setelah korban masuk ke kamar mandi, terdengar satu kali suara letusan senjata api. Brigadir I yang saat itu berada di ruang tamu langsung memeriksa lokasi dan menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Menurut Ferry, berdasarkan hasil penyelidikan awal, tidak ada perselisihan atau percekcokan antara korban dan Brigadir I sebelum insiden terjadi. Kendati demikian dia menegaskan motif utama di balik kejadian ini masih dalam pendalaman.

"Informasi ini masih bersifat sementara dan kami masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.

Sebagai langkah penanganan internal dan prosedur hukum, Brigadir I saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh Bidang Propam Polda Sumut terkait pengawasan dan kepemilikan senjata api dinas. Sementara itu Tim Inafis Polrestabes Medan telah melakukan olah TKP dan membawa jenazah korban ke rumah sakit Bhayangkara Medan untuk proses autopsi.

Terpisah, Kepala Lingkungan 8 Kelurahan Cinta Damai, Sulaiman, membenarkan adanya olah TKP di lokasi kejadian yang berada di blok pemukiman kawasan Bumi Asri tersebut. Sulaiman mengaku menerima laporan pertama kali dari Polsek Helvetia sekitar pukul 17.30 WIB.

"Kami ditelepon pihak Kapolsek Helvetia sekitar jam 17.30 WIB, diinformasikan ada dugaan peristiwa bunuh diri. Karena posisi saat itu hujan deras dan banjir, kami baru bisa tiba di lokasi sekitar satu jam kemudian. Saat kami sampai, polisi dan tim forensik sudah ramai di lokasi dan jenazah sedang dimasukkan ke ambulans," tuturnya.

Sulaiman mengungkapkan, rumah dua lantai itu merupakan kediaman milik Harefa, yang merupakan mertua korban atau orangtua dari Brigadir I. Saat kejadian, pemilik rumah disebutnya sedang berada di Jakarta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, mantan suami korban dan anak korban berada di TKP saat insiden terjadi. Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kematian korban serta kemungkinan kelalaian prosedur penyimpanan senjata api oleh Brigadir I.