ANTARASATU.COM | DELI SERDANG — Tim SAR Gabungan menemukan Alif Samgunawan, 20, dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sei Belawan, Desa Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, Selasa (4/8). Korban sebelumnya hilang setelah sampan yang digunakannya untuk memancing mengalami kebocoran dan tenggelam.
Jasad korban ditemukan pada hari kedua operasi pencarian sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian awal (Last Known Position/LKP).
Peristiwa bermula saat korban memancing ikan bersama seorang rekannya di tengah aliran sungai. Di tengah aktivitas itu sampan kayu yang mereka tumpangi mengalami kebocoran hingga karam.
Rekan korban berhasil berenang ke tepi sungai untuk menyelamatkan diri, sedangkan Alif terseret arus sungai.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Medan selaku Search Mission Coordinator (SMC), Hery Marantika, mengatakan penyisiran hari kedua dimulai pukul 07.30 WIB dengan mengoptimalkan penyisiran jalur air.
"Pada hari kedua operasi, Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan penyisiran di sepanjang aliran sungai dengan mengoptimalkan metode pencarian jalur air serta pemanfaatan peralatan pendukung," ujar Hery, Selasa (4/8).
Upaya pencarian melibatkan perahu karet, pemindai bawah air Aqua Eye, drone serta peralatan water rescue dengan dukungan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan dan warga setempat.
Petugas langsung mengevakuasi jenazah korban ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi ditutup dan seluruh personel dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Hery mengimbau masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan untuk selalu mengutamakan faktor keselamatan dan mematuhi standar prosedur keamanan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan alat keselamatan saat beraktivitas di perairan, memastikan kondisi cuaca aman serta tidak memaksakan diri berlayar apabila kondisi sungai berpotensi membahayakan," pungkas Hery.
