![]() |
| PT Pelindo Regional 1 turut berpartisipasi pada kegiatan khitan massal gratis yang diselenggarakan di Dinas P3AKB Sumut |
Kegiatan dengan mengusung tema "Khitan Massal Spesial HAN Sumut" ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) bersama berbagai mitra, termasuk Pelindo Regional 1, Baznas Provinsi Sumatera Utara, dunia usaha, serta sejumlah organisasi dan komunitas yang memiliki kepedulian terhadap pemenuhan hak dan kesehatan anak.
Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono, mengatakan bahwa keterlibatan Pelindo dalam kegiatan sosial ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Pelindo Regional 1 mendukung berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam pemenuhan hak anak atas layanan kesehatan. Momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa seluruh pihak memiliki tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan ramah bagi anak-anak Indonesia," ujar Fadillah.
Selain memberikan manfaat di bidang kesehatan, sambung Fadillah, kegiatan khitan massal ini juga menjadi simbol kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan kepedulian sosial yang berkelanjutan.
"Pelindo Regional 1 berharap sinergi bersama pemerintah daerah dan para mitra dapat terus diperkuat melalui berbagai program sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat," harapnya.
Menurut Fadillah, partisipasi Pelindo Regional 1 dalam kegiatan ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya pada aspek kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Fadillah menambahkan, melalui dukungan tersebut, Pelindo Regional 1 turut berkontribusi dalam memberikan akses layanan khitan gratis bagi anak-anak, khususnya anak istimewa, Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK), serta anak-anak dari keluarga mitra ojek online.
"Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah, BUMN, dan berbagai pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas hidup anak," pungkasnya. ***

