google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 LEDAKAN MEDAN: Lima Rumah di Grand Polonia Hancur, Warga Berhamburan

Advertisement

LEDAKAN MEDAN: Lima Rumah di Grand Polonia Hancur, Warga Berhamburan

20 Juli 2026

Rumah-rumah yang terdampak ledakan.

ANTARASATU.COM | MEDAN - Ledakan hebat mengguncang Komplek Perumahan Grand Polonia di Jalan Perhubungan Udara/Mustang, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Senin (20/, sekitar pukul 15.30 WIB. Dentuman keras yang terdengar hingga radius sekitar satu kilometer itu menghancurkan sedikitnya lima rumah dan memicu kepanikan warga.

Suara ledakan mengejutkan penghuni kompleks dan warga di sekitar lokasi. Sejumlah warga mengaku merasakan getaran kuat yang disusul kepulan debu dari arah pusat ledakan.

Mereka berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri karena mengira terjadi gempa atau ledakan susulan. Di lokasi, beberapa rumah tampak mengalami kerusakan berat.

Dinding bangunan roboh, atap ambruk, kaca-kaca pecah dan material bangunan berserakan di halaman maupun badan jalan kompleks. Kuatnya daya ledak juga merusak sebuah mobil sedan berwarna hitam yang terparkir tidak jauh dari titik ledakan.

Kendaraan itu tertimpa reruntuhan bangunan hingga mengalami kerusakan parah. Tidak lama setelah kejadian, personel kepolisian, pemadam kebakaran, tenaga medis dan unsur terkait berdatangan ke lokasi.

Aparat segera mensterilkan kawasan dengan memasang garis polisi untuk mencegah warga mendekati titik ledakan. Sejumlah personel TNI juga terlihat berada di dalam kompleks saat proses penanganan berlangsung.

Petugas kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada korban yang masih terjebak di balik reruntuhan serta mengantisipasi kemungkinan adanya bahaya lanjutan. Pada saat bersamaan, tim identifikasi kepolisian mulai melakukan olah tempat kejadian perkara.

Hingga Senin malam, penyebab ledakan masih misterius. Polisi belum dapat memastikan apakah ledakan dipicu kebocoran gas, bahan peledak, atau faktor lainnya.

"Seluruh kemungkinan masih didalami melalui pemeriksaan lokasi, keterangan saksi dan analisis forensik," ungkap Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Fandi.

Menurut dia, penyelidikan masih berlangsung sehingga kepolisian belum dapat menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab ledakan maupun kronologi lengkap kejadian.

Sementara itu, petugas juga masih mendata jumlah korban serta tingkat kerusakan bangunan. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai korban jiwa maupun korban luka.

Polisi meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai penyebab ledakan dan mengimbau warga menjauhi lokasi hingga proses penyelidikan selesai.