google.com, pub-7586912727531913, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Ayah Calon Pengantin Tewas dalam Kecelakaan di Lae Pondom Dairi

Advertisement

Ayah Calon Pengantin Tewas dalam Kecelakaan di Lae Pondom Dairi

02 Juni 2026

Kondisi mobil korban sesaat setelah kejadian.

ANTARAsatu.com | DAIRI - Seorang ayah dari calon pengantin pria tewas setelah mobil yang ditumpanginya menabrak bagian belakang truk di kawasan hutan Lae Pondom, Kabupaten Dairi, Sabtu (30/5) dini hari. Selain sang ayah, kecelakaan rombongan yang hendak menghadiri acara adat pranikah (Martumpol) ini juga menewaskan seorang juru bicara adat (parsinabul).

Kanit Gakkum Satlantas Polres Dairi Aipda Analisa Sinuraya mengatakan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB di Jalan Nasional Sidikalang–Medan, Kecamatan Silahisabungan. Peristiwa bermula saat truk Fuso bernomor polisi BK 8140 LM yang dikemudikan Baktiar berhenti di bahu jalan sebelah kiri karena mogok saat melaju dari arah Sidikalang menuju Medan.

Pada saat bersamaan, mobil Toyota Avanza bernomor polisi A 1408 DP yang dikemudikan Parmonangan Saragih melintas di jalur yang sama menuju Medan. Mobil tersebut mengangkut tujuh penumpang.

“Mobil Avanza melaju dari arah Sidikalang menuju Medan dengan kecepatan sekitar 60 hingga 70 kilometer per jam. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut menabrak bagian belakang truk Fuso yang sedang berhenti di bahu jalan,” ungkap Analisa, Selasa (2/6).

Menurut dia, berdasarkan penyelidikan awal, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi Avanza tidak melihat atau kurang memperhatikan keberadaan truk yang sedang berhenti di depan kendaraan mereka. Benturan mengakibatkan dua penumpang meninggal dunia, yaitu Muller Simbolon dan Disman Simbolon.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu dari korban tewas merupakan orang tua dari calon pengantin pria. Sedangkan satu korban lain bertindak sebagai parsinabul pihak keluarga pria.

Rombongan ini diketahui sedang dalam perjalanan menuju Medan Martubung.
Sementara tujuh orang lainnya di dalam mobil Avanza mengalami luka-luka, yakni Parmonangan Saragih (pengemudi), Asherawati Sinaga, Ratio Gultom, Parnados Simbolon, Juni Glentia Simbolon, Muller Simbolon dan Dimer Hottua Simbolon.

Korban luka saat ini menjalani perawatan medis di RSUD Sidikalang.
Adapun pengemudi truk, Baktiar, masih dalam pencarian polisi setelah menghilang pascakejadian.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan seluruh faktor penyebab kecelakaan di jalur yang dikenal berliku, berkabut dan minim penerangan itu. Jenazah kedua korban telah dievakuasi ke rumah duka untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.